Cegah Masyarakat Tertular HIV/AIDS, Dinkes Jateng Targetkan Periksa Masyarakat yang Beresiko

Menurut Yulianto, target memutus rantai penularan HIV/AIDS tidak mudah karena menyangkut perilaku masyarakat

Cegah Masyarakat Tertular HIV/AIDS, Dinkes Jateng Targetkan Periksa Masyarakat yang Beresiko
Tribunjateng.com/idayatul rohmah
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah dr Yulianto Prabowo M.Kes usai Pertemuan Penerapan Aspak pada Penyusunan Kebutuhan SPA Fasyankes di Hotel Grasia Semarang, Senin (08/04/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Eliminasi HIV/AIDS di tahun 2030, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mengaku akan fokus melakukan pencegahan bagi masyarakat yang beresiko.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dr. Yulianto Prabowo M.Kes menyebutkan, ada beberapa kategori yang perlu dilakukan pemeriksaan.

Di antaranya, Wanita Pekerja Seks (WPS) dan pelanggannya, Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL), Waria, pengguna suntikan narkoba, dan ibu rumah tangga yang memiliki suami dengan faktor resiko.

"Kita berantas terlebih dulu semua penyakit, penderita kita temukan, obati semua, setelah itu tidak ada kasus baru," jelasnya.

Menurut Yulianto, target memutus rantai penularan HIV/AIDS tidak mudah karena menyangkut perilaku masyarakat.

"Target memutus mata rantai penularan HIV/Aids tidak mudah. Banyak masyarakat yang tidak tahu terkena virus berbahaya tersebut atau tidak," jelasnya.

Sementara itu, Dinkes Jateng sendiri sedang berusaha melakukan pengembangan pelayanan Puskesmas.

Hal itu merupakan satu di antara upaya pencegahan yang dilakukan Dinkes Jateng dalam menangani kasus HIV/AIDS di Jawa Tengah.

Sesuai target Dinkes Jateng dalam menyongsong 3 Zero di tahun 2030, yakni menurunnya kasus baru serendah mungkin, menurunnya angka kematian serendah mungkin, dan menurunnya tingkat diskriminasi serendah mungkin.

"Temukan HIV dan OBATI (TOP), serta pertahankan pengobatan ARV," imbuhnya. (idy)

Penulis: Idayatul Rohmah
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved