Disperkop UKM Usulkan Rp 10 Miliar Untuk Penyempurnaan Fasilitas Pasar di Kabupaten Tegal

Disperkop Kabupaten Tegal mengusulkan, anggaran sebesar Rp 10 miliar untuk penyempurnaan pasar-pasar yang ada.

Disperkop UKM Usulkan Rp 10 Miliar Untuk Penyempurnaan Fasilitas Pasar di Kabupaten Tegal
Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang
Sempat Disegel, Pasar Bojong Akhirnya Diresmikan Bupati Tegal 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperkop UKM) Kabupaten Tegal mengusulkan, anggaran sebesar Rp 10 miliar untuk penyempurnaan fasilitas pasar-pasar yang ada.

Nantinya, anggaran itupun berlaku untuk dana perawatan pasar-pasar yang ada di Kabupaten Tegal.

Kepala Disperkop UKM Kabupaten Tegal, Suspriyati menuturkan, anggaran penyempurnaan itu pun termasuk bagi pasar baru di Kecamatan Bojong.

"Itu juga termasuk untuk Pasar Bojong dan Lebaksiu, meski baru diresmikan. Usulan itu akan masuk di anggaran tahun 2020," kata Suspri, sapaan akrabnya kepada Tribunjateng.com, Sabtu (13/4/2019).

Dia menyebut, penyempurnaan fisik pasar diharapkan mampu mengubah gambaran pasar tradisional menjadi pasar ramah dan pasar segar.

Sebab, menurut Suspri, pandangan masyarakat pada umumnya beranggapan bahwa pasar tradisional itu kumuh.

"Pasar tradisional harus bisa bersaing dengan pasar modern," yakin Suspri.

Terkait Pasar Bojong, dia menyebut bahwa pembangunan pasar tersebut dilakukan oleh Dinas Permukiman dan Tata Ruang (Diperkimtaru).

Setelah pasar itu diresmikan, kata Suspri, maka operasional pengelolaannya akan dialihkan ke Disperkop UKM.

"Untuk Pasar Bojong, total sudah terbangun 71 kios, 310 loos utama, 221 loos basement, dan kantor UPTD pasar," tambah dia. (TRIBUN JATENG/GUM).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved