Banyak Warga Tak Miliki Jamban Sehat Sebabkan Angka Kematian Bayi di Brebes Tertinggi se Jateng

Angka Kematian Bayi (AKB) di Brebes, menduduki rangking teratas di Jawa Tengah.

Banyak Warga Tak Miliki Jamban Sehat Sebabkan Angka Kematian Bayi di Brebes Tertinggi se Jateng
Istimewa
ILUSTRASI - Jambanisasi, Wujud Kepedulian Satgas TMMD Terhadap Kesehatan Lingkungan. 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Angka Kematian Bayi (AKB) di Brebes, menduduki rangking teratas di Jawa Tengah.

Pada 2018 lalu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Brebes mencatat angka kematian bayi mencapai 325 kasus.

Kasi Promosi Kesehatan, dan Kesehatan Lingkungan Dinkes Brebes, Muhtar mengatakan, tingginya angka kematian bayi dikarenakan buruknya kualitas kesehatan masyarakat.

Hal itu karena masih banyaknya warga yang belum memiliki jamban sehat.

"Angka kematian bayi dan ibu serta stunting di Brebes sangat tinggi."

"Itu semua disebabkan karena kualitas kesehatan masyarakat di Brebes yang masih buruk."

"Penyebabnya masih banyaknya warga yang belum memiliki jamban," kata Muhtar, Minggu (14/4/2019)

Untuk angka kematian ibu di Kabupaten Brebes, katanya, dari data Dinkes jumlahnya mencapai 30 kasus.

Jumlah itu menempati urutan ketiga tertinggi di Jawa Tengah. Sedangkan jumlah penderita stunting sebanyak 28,5 persen.

Menurutnya, tidak adanya jamban sehat menimbulkan efek negatif bagi warga.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved