Ikuti Latgab PMR Se-Batang, Adi Senang Dapat Kembangkan Skill Bidang Kemanusiaan

Ratusan siswa dari 26 pangkalan PMR Wira SMA/MA seluruh Kabupaten Batang mengikuti Latihan Gabungan (Latgab) PMR Wira.

Ikuti Latgab PMR Se-Batang, Adi Senang Dapat Kembangkan Skill Bidang Kemanusiaan
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Pengurus PMI dan peserta latgab PMR tanam ratusan bibit pohon mahoni di sepanjang jalan Desa Jlamprang, Minggu (14/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Ratusan murid dari 26 pangkalan PMR Wira SMA/MA seluruh Kabupaten Batang mengikuti Latihan Gabungan (Latgab) PMR Wira.

Kegiatan yang digelar oleh PMI Kabupaten Batang itu diselenggarakan selama dua hari mulai 13 sampai 14 April di SMA Negeri 1 Bawang Kecamatan Bawang.

Berbagai materi diberikan kepada peserta latgab, diantaranya pertolongan pertama, kesehatan dan sanitasi, kesehatan remaja, kepemimpinan, donor darah, ayo siaga bencana, ketrampilan hidup sehat, pelayanan masyarakat, serta persahabatan Nasional dan Internasional.

Seluruh peserta terlihat serius memperhatikan dengan seksama materi yang diberikan oleh beberapa narasumber dari jajaran PMI Batang.

Satu di antaranya, Adi Haryanto mengatakan kegiatan latgab ini sangat bagus bagi para anggota PMR Wira, terutama sebagai pengembangan skill di bidang kemanusiaan.

"Saya sangat senang sekali bisa mengikuti ini karena mendapat berbagai materi yang menambah kemampuan di bidang kemanusiaan," tutur siswa kelas dua di SMA Negeri 1 Bawang itu.

Ketua PMI Batang Achmad Taufiq melalui wakil Ketua 3 Bidang SDM, Sri Mulyatno berharap kegiatan latgab mampu meningkatkan ketrampilan peserta.

Sehingga untuk selanjutnya peserta dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh pada kegiatan ini, di sekolah dan lingkungan masing-masing.

"Kegiatan ini bisa juga mempererat hubungan antar sekolah dalam bidang PMR, sebagai ajang tukar pikir dan evaluasi kegiatan bagi PMI kabupaten Batang dalam membina kader PMR," ujarnya.

Sri mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya pemberian materi tetapi juga praktik lapangan, yang kemudian disisipi dengan penanaman bibit oleh peserta latgab dengan otal pohon yang ditanam sejumlah 200 bibit di sekitar sekolah tepatnya di sepanjang jalan Desa Jlamprang.

Menurut Sri, penanaman bibit pohon ini bagian dari ajakan kepada PMR untuk peduli juga terhadap lingkungan, sekaligus menanamkan rasa cinta kepada lingkungan yang bisa dimulai dari hal yang kecil. .

Selain itu juga bagian dari Pengurangan Resiko Bencana (PRB), karena semakin banyak pohon, maka resiko bencana semakin dapat dikurangi.

"Kita memang tidak menanam banyak, hanya 200 bibit yang kita inginkan itu bukan target tanam tapi target hidup, harapannya dari total bibit yang ditanam 60 persennya bisa hidup," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Markas PMI Kabupaten Batang, Kusnadi yang memantau jalannya Latgab menuturkan, kegiatan ini juga sebagai ajang menjalin silaturahmi antar sesama pelajar, oleh karena itu pembelajaran dibuat berkelompok dengan mengutamakan sharing atau berbagi pengalaman ketika mereka belajar Kepalangmerahan di masing-masing pangkalan.

"Dengan menjalin silaturahmi tersebut akan memberikan suntikan semangat untuk terus belajar mengenai palang merah, konsep latihan tersebut harapannya setiap PMR bisa belajar untuk berani mengungkapkan gagasan dan menerima masukan ketika ada ketidaksesuaian dengan teori yang ada,” pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved