KPU Kota Semarang Kerahkan 20 Truk untuk Distribusi Logistik ke Kecamatan

KPU Kota Semarang tengah melakukan pendistribusian logistik pemilu 2019 dari gudang logistik di Gedung Sindoro Kawasan PRPP, menuju tiap kecamatan.

KPU Kota Semarang Kerahkan 20 Truk untuk Distribusi Logistik ke Kecamatan
Tribun Jateng/Eka Yulianti Fajlin
Petugas KPU Kota Semarang sedang melakukan pengepakan logistik untuk tiap kecamatan, Minggu (14/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang tengah melakukan pendistribusian logistik pemilu 2019 dari gudang logistik di Gedung Sindoro Kawasan PRPP, menuju tiap kecamatan.

Pendistribusian ini sudah dilakukan sejak Jumat (12/4/2019) dan masih terus berlangsung hingga saat ini.

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom mengatakan, KPU terus mengebut pendistribusian logistik pemilu dan menargetkan akan rampung Senin (15/4/2019) malam.

Beberapa kecamatan telah mendapatkan logistik pemilu antara lain Kecamatan Pedurungan, Semarang Utara, Gayamsari, Semarang Tengah, dan Semarang Timur. Kali ini, KPU Kota Semarang mengirimkan logsitik ke Kecamatan Gunungpati, Banyumanik, dan Candisari.

"Kemungkinan nanti sore sudah mulai bergeser ke Kecamatan Tugu dan Kecamatan Tembalang," tutur Nanda, sapaan Ketua KPU Kota Semarang, saat dijumpai di sela pendistribusian logistik, Minggu (14/4/2019) pagi.

Dia memaparkan, petugas melakukan pengepakan untuk setiap kecamatan.

Jika satu kecamatan telah rampung, pihaknya langsung mendistribusikan ke kecamatan agar tidak terjadi penumpukan di gudang KPU.

Pihaknya mengerahkan kurang lebih 15 hingga 20 truk untuk mengangkut seluruh logistik diantaranya kotak suara, bilik suara, dan alat tulis kantor (ATK).

Adapun hal yang menjadi kendala dalam pendistribusian, lanjutnya, yakni hujan. Ketika hujan turun, pergeseran logistik cukup lambat lantaran KPU sangat berhati-hati menjaga logistik tetap aman.

"Antisipasinya saat hujan kami menutup truk pakai lapis dobel. Alhamdulillah, sejauh ini saat kondisinya hujan aman-aman saja," ucapnya.

Dikatakan Nanda, beberapa wilayah di Kota Semarang memang berpotensi banjir ketika turun hujan.

Terkait dengan potensi tersebut, pihaknya telah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk memastikan tempat pemungutan suara (TPS) aman dari banjir.

Pihaknya bersama dengan pihak kelurahan sudah mengantisipasi memilih wilayah yang aman dari jauh-jauh hari untuk menjaga agar logistik pemilu tidak terkena banjir.

"Jika banjir, kami fokus dengan logistik. Sedangkan logistik tidak mungkin diletakkan dibawah. Logistik ditempatkan di meja dengan tinggi sekitar 75 sentimeter. Kami sudah komunikasikan dengan pihak kelurahan bahwa TPS sebisa mungkin aman dari banjir," jelasnya. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved