Bawaslu Sebut Ribuan TPS di Kota Semarang Rawan dan Perlu Perhatian Khusus

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang mencatat ada 1.724 Tempat Pemungutan Suara (TPS) Rawan di Kota Semarang dalam Pemilu 2019 ini.

Bawaslu Sebut Ribuan TPS di Kota Semarang Rawan dan Perlu Perhatian Khusus
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Ilustrasi TPS 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang mencatat ada 1.724 Tempat Pemungutan Suara (TPS) Rawan di Kota Semarang dalam Pemilu 2019 ini.

Identifikasi yang dilakukan Bawaslu Kota Semarang berdasarkan 10 Indikator servei dengan melibatkan 4.252 Pengawas TPS se Kota Semarang.

"Banyaknya TPS rawan yang mencapai 1.724 ini akan mendapat perhatian secara khusus. Bawaslu juga akan lakukan pengawasan secara serius dengan melibatkan seluruh jajaran Panwas Kecamatan, Panwas Kelurahan hingga seluruh pengawas TPS yang ada di masing-masing TPS," kata Komisioner Bawaslu Kota Semarang, Nining Susanti, Senin (15/4/2019).

Pemilu: Ronaldo Vs Messi

Dia menjelaskan, dari beberapa indikator, terdapat 1.448 TPS rawan karena adanya pemilih yang masuk dalam daftar pemilih tambahan (DPTb).

Sebanyak 235 TPS Rawan lantaran adanya pemilih yang masuk dalam daftar pemilih tambahan (DPK).

Beberapa TPS rawan lainnya yakni 38 TPS dekat dengan rumah sakit, 94 TPS dekat dengan perguruan tinggi, 229 TPA dekat dengan lembaga pesantren atau asrama.

KPU Batang Distribusi Logistik Pemilu 2019 Sudah Sampai ke Negeri di Atas Awan

Selain itu, Bawaslu juga mengidentifikasi 5 TPS rawan adanya dugaan pemberian uang, 4 TPS rawan adanya praktik penghinaan, 1 TPS rawan adanya kemungkinan KPPS berkampanye, dan 225 TPS rawan lantaran berdekatan dengan Posko maupun Sekretarian Peserta Pemilu.

"Data TPS rawan akan terus kami pantau, karena kami menyakini bahwa TPS yang telah teridentifikasi rawan bisa saja menjadi tidak rawan, tetapi yang belum terdata rawan akan menjadi rawan, karena adanya beberapa faktor yang ada di lapangan," terang Nining.

Untuk itu, lanjutnya, mulai masa tenang pada Minggu (14/4/2019) kemarin, Bawaslu Kota Semarang melakukan patroli pengawasan di sekitar lokasi TPS.

Sehingga, pihaknya bisa mendeteksi dini potensi-potensi kerawanan yang ada.

"Data kerawanan TPS ini menjadi sangat penting, sekaligus untuk mengukur kewaspadaan jajaran pengawas Kecamatan, Kelurahan hingga pengawas TPS terhadap praktek-praktek politik uang selama masa tenang dan hari pemungutan suara," imbuhnya. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved