Bupati Karanganyar Minta Anggota FKDM Kedepankan Mediasi Dalam Mengatasi Masalah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Karanganyar mengedepankan mediasi

Bupati Karanganyar Minta Anggota FKDM Kedepankan Mediasi Dalam Mengatasi Masalah
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat mengukuhkan pengurus FKDM Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (15/4/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Karanganyar mengedepankan mediasi dalam mengidentifikasi masalah.

Itu diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono sesusai mengukuhkan pengurus FKDM Tahun 2019 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (15/4/2019)

Turut hadir pula Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto beserta jajaran Forkopimda, Pimpinan OPD dan Forkopimca Kabupaten Karanganyar.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Karanganyar, Agus Cipto Waluyo mengatakan, dalam kesempatan ini dilakukan pengukuhan pengurus FKDM tingkat kabupaten sejumlah 5 orang, sedangkan tingkat kecamatan sejumlah 85 orang. "Diharapkan nantinya mereka (anggota FKDM) dapat Manghadapi tantangan yang muncul di masyarakat. Serta mengindentifikasi konflik dan langkah pencegahan di wilayah masing-masing," ungkapnya

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, bagi para pengurus baru tolong pemerintah dibantu untuk mendapatkan informasi seakurat mungkin dan secepat mungkin. "Karena itu penting bagi pemerintah supaya lebih cepat mengambil keputusan. Maka inputnya harus benar dan akurat," katanya

Mengingat FKDM merupakan alat negara dalam mendekteksi kemungkinan dari berbagai hal yang menggangu stabilitas pemerintah.

"Rambu-rambu yang perlu diingat, yen arep ngatasi masalah (kalau mau mengatasi masalah), jangan menjadi bagian dari masalah. Kedepankan mediasi, merukunkan siapapun supaya kondusif," ungkapnya

Juliyatmono menuturkan, pemerintah tidak ada langkah reprensif (menekan atau menakuti-nakuti) dalam menyelesaikan masalah. "Yang digunakan langkahnya persuasif (mencari inti dari masalah), disinau sek lagi komentar (dipahami dulu baru berkomentar). Inti dari masalah itu apa," ujarnya

Ia meminta kepada para anggota FKDM untuk merekam hal-hal yang menggangu kenyamanan orang saat melakukan aktivitas.

Dalam kesempatan itu, Juliyatmono juga menjelaskan terkait kebutuhan dasar yang dimiliki manusia. Di antaranya kebutuhan pokok berupa sandang, pangan dan papan. Selain itu juga kebutuhan akan rasa aman, rasa kehormatan, keterikatan dengan kelompok, dan melanjutkan cita-cita.

"Kasih kabar yang bagus, input yang benar. Kalian tugasnya untuk mediasi. Mendamaikan perselisihan," paparnya

Adapun menjelang Pemilu 2019, ia menekankan kepada anggota FKDM untuk menjadi penyejuk suasana (ngademke kahanan). Sehingga pelaksanaan Pemilu 2019 di Karanganyar dapat berjalan lancar, damai dan aman.(*)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved