Gudang Bocor, Kotak Suara di Kabupaten Tegal Masih Aman Meski Terkena Hujan

Sejumlah logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal berupa kotak suara Pemilu diterjang hujan deras saat proses distribusi

Gudang Bocor, Kotak Suara di Kabupaten Tegal Masih Aman Meski Terkena Hujan
Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang
Proses Distribusi dari Gudang KPU Kabupaten Tegal menuju masing-masing Kecamatan yang tersebar. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Sejumlah logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal berupa kotak suara Pemilu diterjang hujan deras saat proses distribusi, Minggu (14/4/2019) kemarin.

Dari informasi yang dihimpun Tribunjateng.com, sejumlah kotak suara Pemilu di beberapa gudang logistik Kecamatan Slawi terkena air hujan.

‎Komisioner KPU Kabupaten Tegal Divisi Teknis Penyelenggara, Muhammad Fasihin pun membenarkan kejadian itu.

Dia menyebut, kotak suara yang terkena air hujan itu karena gudang penyimpanannya mengalami kebocoran.

"Salah satu gudang di Kecamatan Slawi bocor dan airnya masuk mengenai kotak suara. Namun untungnya, kotak suara itu masih terbungkus plastik sehingga masih aman," kata Fasihin saat dikonfirmasi Tribunjateng.com, Senin (15/4/2019).

Dia memastikan bahwa kotak suara yang terkena air hujan itu masih 100 persen aman karena terbungkus plastik.

Namun untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya pun langsung mengevakuasi kotak-kotak suara itu ke gudang yang lebih aman.

"Aman kok. Tidak ada masalah. Karena kotak suara yang terkena air hujan pun langsung cepat kami sadari sehingga tak ada kerusakan berarti," papar Fasihin.

Terkait distribusi logistik, dia mengaku sudah 100 persen seluruh kotak suara beserta surat suaranya tiba di masing-masing Kecamatan pada Senin (15/4/2019) ini.

Kemudian, Fasihin memastikan bahwa logistik akan tiba di setiap desa dan TPS pada Selasa (16/4/2019) besok atau H-1 jelang pencoblosan.

"Terkait kendala, kami hanya cukup kesulitan mendistribusikan logistik Pemilu ke Pedukuhan Karangsari, Desa Wotgalih, Kecamatan Jatinegara. Kami perlu mobil khusus untuk bisa sampai sana karena aksesnya sulit. Bekas longsor kemarin. Lalu, untuk desa lainnya, saya pantau sejauh ini aman," pungkas dia. (TRIBUN JATENG/GUM).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved