IHSG Menanti Hasil Pemilu

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah turun 0,067 persen menjadi 6.405,87 pada akhir perdagangan pada Jumat (12/4).

IHSG Menanti Hasil Pemilu
KOMPAS/PRIYOMBODO
Ilustrasi aktivitas di bursa saham. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah turun 0,067 persen menjadi 6.405,87 pada akhir perdagangan pada Jumat (12/4).

Asing juga nampak mulai jual dengan nilai jual bersih (net sell) pada akhir pekan lalu sebesar Rp 1,05 triliun.

Analis Artha Sekuritas Indonesia, Juan Harahap mengatakan, secara historis mendekati pemilu IHSG cenderung volatile. "Menyikapi hal itu (pemilu-Red), pelaku pasar akan berhati-hati," ujarnya.

Meski demikian, ia meramalkan IHSG akan kembali menguat terbatas di awal pekan ini, Senin (15/4).

Kepala Riset Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi mengungkapkan, pelemahan IHSG pada akhir pekan lalu karena investor asing melakukan aksi jual pada empat saham bank terbesar di Indonesia.

Saham itu meliputi BBRI, BBNI, BBCA dan BMRI. Empat saham bank tersebut selama ini tercatat menjadi top net sell value.

Sementara dari eksternal juga ada penundaan enam bulan Brexit dianggap IMF sebagai bagian menghindari hasil yang memberatkan tanpa kesepakatan yang selanjutnya akan menekan ekonomi global yang sedang melambat hingga dapat mengangkat ketidakpastian baru.

Untuk hari ini, Senin (15/4), Juan memerkirakan sentimen yang mempengaruhi IHSG adalah data ekonomi trade balance yang dirilis pada 14 April.

Secara teknikal, IHSG memasuki pola konsolidasi dengan candlestick di lower bollinger band, sehingga ada kemungkinan rebound di area support.

Lanjar memrediksikan IHSG di 6.350-6.425, sedangkan Juan memroyeksikan IHSG naik di 6.393-6.420. (Kontan/Krisantus de Rosari Binsasi)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved