Marcus Gideon dan 10 Atlet Bulu Tangkis Dapat SK CPNS Olahragawan Berprestasi Kemenpora

11 pebulu tangkis Indonesia menerima Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) olahragawan berprestasi Kemeterian Pemuda dan Olahraga.

Marcus Gideon dan 10 Atlet Bulu Tangkis Dapat SK CPNS Olahragawan Berprestasi Kemenpora
KEMENPORA
Sebanyak 11 pebulu tangkis berpose setelah mendapat susulan SK CPNS di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (15/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM - Sebanyak 11 pebulu tangkis Indonesia menerima Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) susulan khusus olahragawan berprestasi Kemeterian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (15/4/2019). 

Ke-11 atlet berprestasi ini menerima SK CPNS karena sebelumnya mereka baru saja mengikuti kejuaraan internasional.

Marcus Fernaldi Gideon menjadi salah satu diantara pebulu tangkis yang menerima SK CPNS. Dia sangat antusias setelah menerima penghargaan yang diberikan pemerintah.

"Terima kasih kepada Pak Presiden, Pak Menpora, Pak MenPAN RB atas penghargaannya. Tentu ini masa depan terjamin," kata Marcus seperti dilansir dari laman resmi Kemenpora.

Mengenai pekerjaan kantor nantinya, Marcus menyatakan kesiapannya untuk ditempatkan dibagian mana saja.

"Saya akan memberikan yang terbaik dan siap ditempat dimana saja," ujar Marcus.

Saat ini, Marcus masih fokus berlatih menjelang Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (Badminton Asia Championship) 2019 yang akan berlangsung di Wuhan, China, 23-27 April.

Sesmenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan nahwa para atlet dari cabang olahraga bulu tangkis yang telah menerima Surat Keputusan Calon Pegawai Negeri Sipil (SK CPNS) Kemenpora tidak harus setiap hari datang ke Kantor Kemenpora untuk hadir absen.

Hasil Lengkap Singapore Open 2019, Dominasi Jepang Gagalkan 2 Wakil Indonesia

Mereka diberikan kelonggaran untuk tetap fokus berlatih di pelatnas bulutangkis.

"Adik-adik nantinya tidak seperti kami untuk setiap hari datang ke kantor absen, tetapi tetap untuk fokus latihan di pelatnas. Jika sudah pensiun dan tekun datang ke kantor dan absen bisa juga mendapat jabatan tertentu dengan syarat-syarat tertentu," tutur Gatot.

Halaman
12
Editor: suharno
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved