Perawat Asal Selandia Baru Diculik ISIS, Pasukan Khusus Dikerahkan untuk Pembebasan

Selandia Baru mengumumkan mereka mengerahkan pasukan khusus untuk mencari dan menyelamatkan seorang perawat yang ditawan ISIS

Perawat Asal Selandia Baru Diculik ISIS, Pasukan Khusus Dikerahkan untuk Pembebasan
Red Cross via BBC
Louisa Akavi. Perawat asal Selandia Baru yang disekap Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pada Oktober 2013 saat bertolak menuju Idlib. 

TRIBUNJATENG.COM - Selandia Baru mengumumkan mereka mengerahkan pasukan khusus untuk mencari dan menyelamatkan seorang perawat yang ditawan Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS).

Detil penculikan Louisa Akavi terus disimpan hingga Palang Merah meminta kejelasan mengenai nasibnya, beserta dua orang pria Suriah yang bersama dengannya.

Diberitakan AFP dan BBC Minggu (14/4/2019), Akavi, Nabil Bakdounes, dan Alaa Rajab di mana dua nama terakhir adalah warga Suriah diculik pada Oktober 2013.

Mereka bagian dari rombongan Palang Merah yang membawa bantuan ke fasilitas medis di Idlib, barat laut Suriah, ketika kelompok bersenjata menghentikan konvoi.

Total ISIS saat itu menangkap tujuh orang.

Sebanyak empat orang dibebaskan keesokan harinya.

Palang Merah menyatakan, terdapat bukti Akavi masih hidup pada akhir 2018.

Berdasarkan laporan New York Times, terdapat saksi mata yang menjelaskan Akavi berada di klinik Sousa.

Sousa adalah salah satu desa terakhir yang dikuasai ISIS.

Sejumlah saksi mata menuturkan Akavi melakukan tugas medis di klinik dan rumah sakit.

Halaman
123
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved