Selama Masa Kampanye Bawaslu Temanggung Tertibkan 2.113 Alat Peraga Kampanye

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Temanggung telah menertibkan 2.113 alat peraga kampanye (APK) selama masa kampanye.

Selama Masa Kampanye Bawaslu Temanggung Tertibkan 2.113 Alat Peraga Kampanye
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berkeliling ke sejumlah ruas jalanan Kota Semarang dengan menggunakan sepeda motor untuk mencopot Alat Peraga Kampanye (APK) yang masih marak terpasang di bahu-bahu jalan. Ganjar bersama Satpol PP Jawa Tengah dan sejumlah kolega memulai kegiatan mencopoti APK dari sekitar rumah dinasnya, di Puri Gedeh Kota Semarang yang masih banyak sekali APK baik baliho, poster, maupun spanduk, Minggu (14/4). Menggunakan tang dan linggis kecil, Ganjar mencopoti sendiri APK yang rata-rata terbuat dari bahan MMT. 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Temanggung telah menertibkan 2.113 alat peraga kampanye (APK) selama masa kampanye pemilihan umum (Pemilu) 2019, 23 September 2018 - 13 April 2019.

Ribuan APK tersebut ditertibkan dalam tujuh kali penindakan, yang dilaksanakan Bawaslu beserta jajarannya.

‎"Jumlah tersebut belum termasuk pencopotan APK selama hari tenang, yakni mulai Minggu hingga Selasa (14-16/4)," kata Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Temanggung, Maria Ulfa, Senin (15/4/2019).

‎Disampaikan, selain tujuh kali penertiban APK, pihaknya juga melakukan 77 kali pencegahan pelanggaran Pemilu, selama masa kampanye.

Menurutnya, banyaknya pencegahan yang dilakukan meminimalisir terjadinya pelanggaran oleh peserta Pemilu.

"Selain diamanatkan untuk menindak, Bawaslu juga diminta untuk aktif melakukan pencegahan," tuturnya.

Ganjar Pranowo Ingin Adakan Sayembara Daur Ulang Alat Peraga Kampanye Jadi Bahan Produk Kreatif

Ditambahkan, selain tujuh kali penertiban APK dan 77 kali pencegahan, Bawaslu Temanggung juga memproses dua dugaan pelanggaran pidana Pemilu.

Yakni, dugaan ketidaknetralan kepala desa (Kades) dan perusakan APK.

"Namun, keduanya tidak berlanjut, hanya sampai di bahasan kedua lantaran minimnya bukti," tuturnya.

Copoti Ribuan APK saat Hari Tenang‎

Halaman
12
Penulis: yayan isro roziki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved