Seorang Wanita di Kota Pekalongan Berusaha Akhiri Hidupnya dengan Melompat dari Tower Karena Ini

Sumiyati, seorang wanita asal Panjang Baru Kecamatan Pekalongan Utara Kota Pekalongan memanjat tower air setinggi 10 meter untuk mengakhiri hidupnya.

Seorang Wanita di Kota Pekalongan Berusaha Akhiri Hidupnya dengan Melompat dari Tower Karena Ini
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Tim penyelamat mengevakuasi percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh Sumiyati, Senin (15/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Aksi nekat wanita paruh baya yang mencoba mengakhiri hidupnya dengan memanjat tower setinggi kurang lebih 10 meter, mengegerkan warga Panjang Baru Kecamatan Pekalongan Utara Kota Pekalongan.

Diketahui wanita tersebut bernama Sumiyati (56) warga Panjang Baru RT 01, RW 10.

Sumiyati memanjat tower air yang ada di tengah perkampungan, dan mencoba melompat dari atas ketinggian.

Melihat, Sumiyati memanjat sejumlah warga panik, lalu mencoba membujuknya untuk turun hingga melaporkan hal itu kepada petugas.

Tim penyelamat gabungan dari SAR, PMI, Satpol PP, TNI dan Polri harus memaksa wanita tersebut turun menggunakan tali.

Polres Pekalongan Kota Akan Kerahkan Seluruh Kekuatan Amankan Pemilu 2019

Hampir tiga jam Sumiyati berada di atas tower air, namun akhirnya berhasil diselamatkan oleh tim gabungan.

Warga sekitar pun memenuhi lokasi di mana Sumiyati diselamatkan oleh tim gabungan.

Usai diturunkan dari atas tower, Sumiyati masih berteriak bahwasanya ia tak mau digiring ke mobil bak terbuka milik Satpol PP.

"Saya tidak mau di sini, saya tidak mau di sini," katanya sembari dibawa oleh petugas, Senin (15/4/2019).

Adapun Zaenal Arifin Lurah Panjang Baru menjelaskan, Sumiyati memanjat tower air sekitar pukul 19.00 WIB, dan berhasil diturunkan pukul 22.00 WIB.

"Dia memang mengalami gangguan jiwa, dan percobaan bunuh diri baru kali ia lakukan," jelasnya.

Dituturkan Zainal, keluarganya tidak ada di rumah karena suaminya melaut dan anaknya bekerja.

"Dulu Sumiyati pernah menjatuhkan diri namun tidak dari tower, hanya di tanah dan hal tersebut selalu jadi perhatian warga. Bahkan warga sering kali melarang ia berbuat aneh-aneh," paparnya.

Masa Tenang Pemilu 2019, Bawaslu Kabupaten Pekalongan Bersihkan 12.739 APK

Sementara itu Camat Pekalongon Utara, Yose Rosyidi menambahkan, Sumiyati keluar masuk rumah sakit jiwa baik di Kota Pekalongan maupun Semarang.

"Karena keluarga tidak ada ditempat, kini petugas membawanya ke Rumah Perlindungan Sosial Berbasis Masyarakat (RPSBM) Kota Pekalongan," tambahnya. (bud)

Penulis: budi susanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved