Gubernur Jateng Berikan Insentif Untuk 11.447 Guru Madin Demak, Rp 100.000 Per Bulan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan insentif untuk 11.447 guru pesantren, madin dan TPQ se-Kabupaten Demak, Rp 100.000 per bulan.

Gubernur Jateng Berikan Insentif Untuk 11.447 Guru Madin Demak, Rp 100.000 Per Bulan
Tribunjateng/Alaqsha Gilang Imantara
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan bantuan insentif kepada perwakilan 10 guru Pesantren, Madin, dan TPQ di Pesantren Miftahul Ulum Jogoloyo Demak, Selasa (16/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar Silaturahmi Gubernur Jateng dengan Ustadz/Ustadzah dan Peningkatan Mutu Guru Pesantren Madin dan TPQ Kabupaten Demak Tahun 2019 di Ponpes Miftahul Ulum Jogoloyo, Demak, Selasa (16/4/2019).

Acara dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Bupati Demak Joko Susanto, Kepala Kanwil Kemenag Prov Jateng Farhani, Pimpinan Bank Jateng Hj Amrinah Husada dan diikuti 2.000 guru Pesantren, Madin, TPQ se-Kabupaten Demak.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan insentif untuk 11.447 guru pesantren, madin dan TPQ sekabupaten Demak dengan nominal Rp 1.200.000 per tahun atau Rp 100.000 per bulan.

Kemudian, 10 guru pesantren, Madin dan TPQ maju ke atas panggung untuk menerima bantuan insentif secara simbolis dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Saat Kunjungan Kerja di Brebes, Ganjar Sempatkan Tengok Balita Penderita Hydrocephalus

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pemberian insentif kepada guru pesantren, madin dan TPQ dilandasi untuk menggenapi janji kampanye bersama Gus Yasin kepada alim ulama ketika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah.

"Saya berharap ketika anak-anak dititipkan kepada panjenengan semuanya baik guru pesantren, Madin atau TPQ agar perilakunya menjadi baik, bisa menghormati orang tua, kyai, alim ulama atau siapapun yang senior," ujarnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Jawa Tengah, Farhani SH MM mengatakan Pemerintah Provinsi Jateng menyiapkan Rp 205 milyar untuk membantu ustad/ustadzah sebagai bentuk perhatian pendidikan Diniyyah di Jawa Tengah.

"Dana tersebut dibagikan kepada 171.131 ustadz atau ustadzah seprovinsi Jateng setelah Kanwil Kemenag melakukan pendataan yang terverifikasi, khusus di Demak terdapat 11.447 ustad/ ustadzah di pesantren, Madin, dan TPQ. Yang mana setiap ustadz mendapatkan Rp 1.200.000. Dalam penyalurannya, Kanwil Kemenag Provinsi Jateng bekerjasama dengan bank Jateng Syariah," jelasnya.

Ganjar Perbaiki Rumah Tetangga Sudirman Said yang Hampir Rubuh

Guru Madin, Noor Fatah (42), mengaku senang telah mendapatkan bantuan.

Dia sangat berterima kasih kepada pemerintah provinsi Jawa Tengah walaupun nilainya Rp 100.000 per bulan.

"Saya tidak pernah mengira ada program seperti ini karena belum pernah ada. Program ini baru pertama kalinya diluncurkan oleh Pemprov Jateng," ucap guru Madin asal desa ketanjung kecamatan Karanganyar Demak ini.

Dia berharap bantuan seperti ini terus ditingkatkan sehingga guru Madin bisa mendapatkan bantuan yang layak.

Guru TPQ, Wahid Suudi (41), berterimakasih dan bersyukur atas perhatian pemerintah dalam hal ini pemrov Jateng lewat kakanwil Kemenag atas bantuan yang diterimakan untuk guru TPQ.

"Ini merupakan bentuk perhatian lebih pemerintah pada dedikasi dan perjuangan para guru TPQ," ujar guru TPQ Miftahul Ulum Desa Berahan Wetan, Kecamatan Wedung ini.

Dia berharap bantuan insentif seperti ini bisa berkelanjutan dan tidak hilang sekalipun pergantian kepemimpinan. (agi)

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved