Hasil Seleksi PMDKPN 2019 Diumumkan, Pemerintah Wajibkan Politeknik Punya Sertifikat Kompetensi

Fokus Kemenristekdikti saat ini adalah mereformasi politeknik mulai dari kurikulum, penguatan kapabilitas dosen juga kompetensi mahasiswa

Hasil Seleksi PMDKPN 2019 Diumumkan, Pemerintah Wajibkan Politeknik Punya Sertifikat Kompetensi
Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti
Menristekdikti Mohamad Nasir saat konferensi pers pengumuman hasil PMDKPN di Polines, Semarang, Selasa (16/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Fokus Kemenristekdikti saat ini adalah mereformasi politeknik mulai dari kurikulum, penguatan kapabilitas dosen juga kompetensi mahasiswa.

Hal itu agar politeknik atau sekolah vokasi di Indonesia bisa mendekati bahkan setara dengan sekolah vokasi di luar negeri.

Satu di antaranya adalah dengan mendorong setiap politeknik dan sekolah vokasi punya sertifikat kompetensi, sesuai bidangnya masing-masing.

Menristekdikti Mohamad Nasir memaparkan adanya sertifikat tersebut ialah upaya pemerintah mendorong penyiapan tenaga kerja profesional.

"Sejak 2017 kita sudah dorong, tapi belum semuanya punya. Mulai tahun depan kita dorong bahkan wajibkan," paparnya di sela pengumuman hasil penelusuran minat dan kemampuan politeknik negeri (PMDKPN) di Politeknik Negeri Semarang, Selasa (16/4/2019).

Sertifikat tersebut, agar mahasiswa lulusan politeknik maupun sekolah vokasi bisa lulus dengan maksimal.

Disebut maksimal karena menurut Nasir ijazah saja tidak cukup.

"Seertifikat itu akan menentukan lulusan akademi pada kemampuan terbaik," jelasnya.

Apabila politeknik tak memiliki anggaran untuk mengejar sertifikasi kompetensi, Nasir menyebut kementeriannya saat ini memiliki anggaran untuk itu.

Anggaran itu bisa dipakai oleh politeknik maupun sekolah vokasi mendapatkan sertifikat kompetensi, baik luar negeri maupun dalam negeri.

Halaman
123
Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved