Kapolda Jateng Tegaskan Pecat Anggotanya yang Dipidana Kasus Solar Ilegal

Sanksi tegas telah menanti anggota Polda Jateng bernama Bripka Teguh Winarno.

Kapolda Jateng Tegaskan Pecat Anggotanya yang Dipidana Kasus Solar Ilegal
TRIBUN JATENG/ DANIEL ARI PURNOMO
Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono menanggapi pertanyaan wartawan di Mall Paragon Solo, Rabu (3/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sanksi tegas telah menanti anggota Polda Jateng bernama Bripka Teguh Winarno.

Dia divonis 1,5 tahun penjara atas praktik jual beli minyak jenis solar ilegal.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono, menegaskan, sanksi internal akan dijalankan setelah Bripka Teguh melewati hukuman 1,5 tahun pidana umum yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang.

"Tentu ada sanksi internal," ujar Condro, Selasa (16/4/2019).

Bahkan Condro menyebut sanksi pemecatan dari keanggotaan Polri telah menanti Bripka Teguh.

"Sanksinya pecat itu," katanya.

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang memvonis 1,5 tahun penjara terhadap anggota Polda Jateng, Bripka Teguh Winarno.

Teguh dinyatakan bersalah atas praktik jual beli minyak ilegal.

Selain penjara 1,5 tahun, majelis hakim juga menjatuhkan denda sebesar Rp 10 juta subsidaer satu bulan penjara.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Triatmaja mengatakan pihaknya sudah menyiapkan prosedur sidang kode etik terhadap anggota Polda Jateng yang dinyatakan bersalah di depan pengadilan.

Namun prosedur internal Polri tersebut baru bisa dijalankan apabila perkara hukum yang dijalani Teguh sudah dinyatakan inkrah atau berkekuatan hukum tetap.

"Kalau sudah inkrah proses pidananya maka Polda akan melakukan proses sidang kode etik atau disiplin atas perbuatan anggota yang bersangkutan," kata Agus.(*)

Penulis: muh radlis
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved