Pemilu 2019

KPU Temanggung Bakar 21.182 Lembar Surat Suara Rusak

KPU Kabupaten Temanggung‎ memusnahkan 21.182 lembar surat suara rusak atau berlebih, dari hasil sortir untuk kebutuhan pelaksanaan Pemilu 2019

KPU Temanggung Bakar 21.182 Lembar Surat Suara Rusak
TRIBUN JATENG/YAYAN ISRO ROZIKI
Ketua KPU, bersama Ketua Bawaslu Temanggung, serta stakeholder lainnya memusnahkan surat suara. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - ‎ Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung‎ memusnahkan 21.182 lembar surat suara rusak atau berlebih, dari hasil sortir untuk kebutuhan pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2019.

Pemusnahan puluhan ribu lembar surat suara tersebut dengan cara dibakar dalam sebuah tong di halaman KPU setempat, Selasa (16/4/2019).

"Total 21.182 lembar surat suara yang kita musnahkan. Itu berasal dari surat suara untuk pemilihan presiden-wakil presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten," kata Ketua KPU Temanggung, M Yusuf‎ Hasyim, di sela-sela acara pemmusnahan.

Disebutkan, surat suara pasangan calon presiden-wakil presiden yang rusak sebanyak 10.555 lembar, DPR RI 3.370 lembar, DPRD Provinsi 2.339 lembar, DPRD Kabupaten‎ 1.747.

"Dan sisanya 3.171 lembar surat suara calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI," rincinya.

Turut hadir dalam pemusnahan tersebut Ketua Bawaslu Temanggung, Erwin Nurrachamni; Kasi Pidum Kejari Temanggung, Bekti Wicaksono; perwakilan d‎ari Polres Temanggung, dan perwakilan dari Kodim 0706/Temanggung. Juga, perwakilan dari KPU Provinsi Jateng.

Dituturkan lebih lanjut, kekurangan surat suara yang sebelumnya dialami olek Kabupaten Temanggung, semuanya sudah terpenuhi. Menurutnya, bahkan pihak KPU Temanggung rela melakukan jemput bola untuk ke percetakan KPU RI di Jakarta, guna segera memenuhi kekurangan surat ‎suara yang ada.

"Kebutuhan surat suara adalah daftar pemilih plus dua persen di tiap TPS, yang tak layak maupun berlebih kita bakar hari ini," katanya.

Diakui, tak ada ketentuan teknis pemusnahan. Dalam aturan, hanya disebutkan surat suara rusak atau berlebih dimusnahkan satu hari sebelum pelaksanaan coblosan.

"Kita bakar saja cara pemusnahannya, agar hanya menyisakan abu," tutur Hasyim.‎ (yan)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved