Perempuan NU Gelar Doa Bersama Serentak di Tiap Desa di Jateng

Doa bersama ini digelar serentak di tiap desa maupun kelurahan di provinsi ini, Senin (15/4/2019).

Perempuan NU Gelar Doa Bersama Serentak di Tiap Desa di Jateng
Istimewa
Perempuan Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Tengah menggelar doa bersama jelang Pemilu 2019. 

TRIBUNJATENG.COM, KLATEN - Ratusan ribu perempuan Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Tengah menggelar doa bersama jelang Pemilu 2019.

Doa bersama ini digelar serentak di tiap desa maupun kelurahan di provinsi ini, Senin (15/4/2019).

Lewat kegiatan itu, mereka berharap pelaksanaan pemilu 2019 berjalan aman dan damai.

"Ini juga bagian dari ikhtiar kita secara batiniah, agar pesta demokrasi lima tahunan ini berjalan damai dan lancar," ujar aktivis perempuan NU, Ika Inayah.

Menurut Ika, doa bersama ini juga bagian dari tindaklanjut dari imbauan inisiator Jaringan Perempuan Nahdlatul Ulama (JPNU) Ida Fauziyah.

"Kita baca salawatan bersama para kiai di masing-masing desa atau kelurahan yang ada," terangnya.

Ika menambahkan, perempuan NU sudah siap untuk memberikan hak suaranya di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS).

"Kita ingin ikut berpartisipasi menentukan pembangunan Indonesia lima tahun ke depan, dengan cara memberikan hak pilih kita. Karena itu, kita tidak akan golput," tegasnya.

Ika juga berharap, pemilu serentak ini menghasilkan pemimpin yang amanah, dan bisa membawa kesejahteraan masyarakat.

"Termasuk bagi wakil rakyat yang terpilih di parlemen. Kita harapkan semuanya bisa mengawal aspirasi masyarakat," terangnya.

Sebelumnya, inisiator Jaringan Perempuan Nahdlatul Ulama (JPNU) Ida Fauziyah mengimbau para perempuan (NU) untuk menggelar doa bersama selama masa tenang pemilu 2019.

Dengan doa bersama, diharapkan tercipta situasi kondusif, dan terpilih pemimpin yang benar-benar bisa mengemban amanah rakyat.

"Kita ingin pemilu ini berjalan damai, dan lancar," katanya.

Dan tak kalah penting, kata Ida, adalah terpilihnya pemimpin yang benar-benar amanah, dan membawa rakyat Indonesia sejahtera.

"Tentunya yang bisa membawa Indonesia semakin maju," jelas ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) PBNU itu. (M Zainal Arifin)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved