Separuh TPS di Purbalingga Masuk Kategori Rawan

Jumlah TPS rawan tersebut sekitar separuh dari total sebanyak 2.898 TPS di wilayah Purbalingga

Separuh TPS di Purbalingga Masuk Kategori Rawan
Istimewa
TPS rawan di media center KPU Purbalingga 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Sebanyak 1.463 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Purbalingga terkategori rawan.

Komisioner Bawaslu Purbalingga Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga, Misrad mengatakan, TPS kategori rawan itu merupakan hasil pemetaan Bawaslu Kabupaten Purbalingga yang dilakukan sejak tanggal 6-11 April lalu.

Jumlah TPS rawan tersebut sekitar separuh dari total sebanyak 2.898 TPS di wilayah Purbalingga.

"Ada beberapa kategori yang menyebabkan TPS masuk kategori rawan, yakni adanya Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Adanya Daftar Pemilih Khusus (DPK). Dekat dengan rumah sakit, dekat perguruan tinggi dan dekat lembaga pendidikan," katanya

Selain itu, kata Misrad, TPS dikategorikan rawan terkait adanya praktik pemberian uang atau barang di masa kampanye di TPS. Termasuk adanya praktik menghina atau menghasut di antara pemilih terkait isu suku, ras, agama dan golongan di sekitar TPS.

Serta adanya petugas KPPS berkampenye di lokasi TPS. Selanjutnya TPS berada di lokasi posko tim kampanye dan caleg, serta terdapat logistik atau perlengkapan pemungutan suara yang mengalami kerusakan.

Tetapi ia mengklaim Bawaslu telah melakukan pencegahan terhadap potensi kerawanan yang ada sehingga tidak terjadi gangguan saat pemungutan suara.

"Serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengambil langkah pencegahan. Selebihnya tentu pengawasan yang intensif oleh jajaran pengawas Pemilu di beberapa TPS rawan tersebut,” katanya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved