Tak Miliki Dana Untuk Hadirkan Saksi di TPS, Ini Yang Dilakukan Partai Solidaritas Indonesia

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak memiliki dana untuk membayar saksi di tempat pemungutan suara (TPS), mereka akan merekrut volunteer.

Tak Miliki Dana Untuk Hadirkan Saksi di TPS, Ini Yang Dilakukan Partai Solidaritas Indonesia
TRIBUNJATENG/M NAFIUL HARIS
Ketua Umum PSI Grace Natalie saat wawancara bersama awak media sebelum menyampaikan orasi politik dalam acara Safari Toleransi di Gedung Pertemuan Daerah (GPD) Kota Salatiga, Kamis (4/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM - Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia Raja Juli Antoni mengatakan, partainya meminta kepengurusan di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) untuk menggalang saksi yang akan memantau pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS).

Raja mengatakan DPP PSI sendiri tidak menyiapkan alokasi dana khusus untuk itu.

"Dari DPP tidak ada dana secara khusus yang kita gunakan untuk saksi. Kami meminta DPD untuk menggalang kekuatan di bawah," ujar Raja ketika dihubungi, Senin (15/4/2019).

Kebutuhan Dana Saksi Jokowi-Maruf Amin Diperkirakan Capai Rp 400 Miliar

Raja mengatakan kepengurusan PSI di tingkat daerah biasanya merekrut relawan untuk menjadi saksi.

Relawan bisa berasal dari mana saja, seperti saudara atau tim dari calon legislatif.

"DPD secara swadaya melakukan rekrutmen saksi. Ada volunteer baik dari pengurus maupun caleg," ujar Raja.

Adapun, pemilu akan digelar pada 17 April 2019 dan menjadi ajang pertama pemilihan umum yang serentak, yakni Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, dan juga anggota DPD RI, DPR RI, DPRD provinsi, kota, dan kabupaten. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Ada Dana Saksi, Ini yang Dilakukan PSI untuk Jaga TPS"

BREAKING NEWS: Kebakaran Pabrik Kacang Garudafood di Pati, Asap Hitam Membubung Tinggi

Jokowi Masuk Kabah, Ustad Yusuf Mansur: Melihat Beliau Sambil Sholawat dan Doa

Mama Amy Tak Masalah Tak Diundang di Pernikahan Ibunda Nagita Slavina

Nikita Mirzani Sebut Tak Perlu Ada Status Hubungan dengan Vicky Nitinegoro

Editor: suharno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved