Pilpres 2019

4.542 Pengawas DIterjunkan hingga Kelurahan di Kota Semarang

Bawaslu Kota Semarang menerjunkan 4.542 petugas pengawas untuk memantau pelaksanaan pemilu 2019.

4.542 Pengawas DIterjunkan hingga Kelurahan di Kota Semarang
Tribunjateng.com/Faizal Affan
Ilustrasi TPS / Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berserta istri dan anaknya usai mencoblos di TPS 1 Kelurahan Gajahmungkur, Semarang. Ia berangkat dari Puri Gedeh menggunakan sepeda. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang menerjunkan 4.542 petugas pengawas untuk memantau pelaksanaan pemilu 2019.

Pengawas tersebut akan bersiaga di setiap Tempat Pemungutan suara (TPS) sejak dimulainya mekanisme pemungutan suara hingga selesai penghitungan.

"Semuanya dari tingkat kota hingga kelurahan bergerak ke lapangan. Pukul 06.30 kami minta pengawas TPS sudah berada di TPS," kata Ketua Bawaslu Kota Semarang Muhammad Amin, Selasa,(16/4/19).

Dikatakannya, setiap TPS akan ditempatkan satu petugas pengawas untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pemilu 2019.

Adapun TPS rawan akan menjadi perhatian khusus Bawaslu Kota Semarang, seperti TPS rawan mobilisasi masa, dekat rumah Calon Anggota Legislatif (Caleg), dekat gedung-gedung pemerintah, dan lainnya.

"Di daerah yang rawan kecil, kami akan cek setiap jamnya. Sementara yang rawan tinggi kami akan menunggu TPS tersebut. Kami akan prioritaskan Panwas Kelurahan untuk memonitor," jelas Amin.

Lanjutnya, patroli sejauh ini terus berjalan. Proses pergeseran logistik dari kecamatan ke kelurahan juga terus dipantau. Malam ini pihaknya juga akan melakukan patroli guna memonitor TPS rawan rob atau banjir. Jika pada hari H pelaksanaan terjadi rob pihaknya merekomendasikan untuk pindah ke tempat lain.

"Tapi, itu tergantung tingkat rawannya. Kalau misal tidak terlalu rawan untuk keamanan tetap, tapi kalau memang datang banjir besar yang dapat mengakibatkan surat suara tidak aman baru minta pindah," terangnya. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved