Cerminkan Bhineka Tunggal Ika, Anggota KPPS di TPS 19 Semarang Barat Kenakan Pakaian Adat

Anggota KPPS di TPS 19 RW 10 Kelurahan Tawang Mas Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang, mengenakan pakaian adat.

Cerminkan Bhineka Tunggal Ika, Anggota KPPS di TPS 19 Semarang Barat Kenakan Pakaian Adat
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Ratusan warga masyarakat Kota Semarang yang tinggal di Komplek Perumahan Semarang Indah Blok E RW 10 sangat antusias mengikuti pencoblosan wakil rakyat dan calon Presiden Republik Indonesia di TPS 19, Rabu (17/4/2019). Selain itu sejumlah etnis Jawa dan Tionghoa terlihat bekerja keras untuk menyukseskan Pemilu 2019. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berbagai nuansa unik di tempat pemungutan suara (TPS) pada pesta demokrasi pemilu kali ini.

Tak terkecuali di TPS 19 RW 10 Kelurahan Tawang Mas Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang.

Para petugas TPS yang berlokasi Blok E Perumahan Semarang Indah ini menggunakan pakaian adat.

Mulai dari pakaian adat Jawa, Madura, Aceh, Bali hingga pakaian adat Cina.

Ketua KPPS TPS 19 RW 10 Kelurahan Tawang Mas, Jusuf Eddy Wibowo, mengatakan, ide menggunakan pakaian adat ini didasari oleh kondisi Indonesia yang terdiri dari beragam suku dan agama serta menggambarkan Bhineka Tunggal Ika.

"Karena petugas KPPS cuma tujuh orang, makanya kami coba pakai pakaian adat yang merepresentasikan Indonesia. Berbeda beda tapi satu tujuan untuk Indonesia," ujar Eddy, Rabu (17/4/2019).

Kronologi Bentrok Massal di TPS Sampang Madura, Satu Orang Tertembak, Rebutan Mandat Saksi

Eddy menyebut, Pemilu merupakan momentum untuk memilih pemimpin Indonesia lima tahun ke depan.

Dia mencoba menghadirkan suasana unik di TPS agar pemilih yang hadir memberikan hak pilihnya bisa terhibur.

"Selain itu ingin menegaskan kembali ke masyarakat bahwa meski kita berbesa asal, suku, atau agama serta pilihan politik, kita semua bertujuan ingin Indonesia maju," katanya.

Selain menggunakan pakaian adat, petugas KPPS juga "urunan" untuk menyuguhkan hidangan kue serta kopi bagi pemilih yang hadir.

"Ya agar pemilih yang masih antre bisa lebih nyaman, yang mau kopi ada kopi, mau teh ada teh. Ada juga kue-kue jajanan pasar," katanya. (lyz)

Penulis: muh radlis
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved