Ketua Bawaslu RI Tinjau Proses Pencoblosan di Lapas Kota Semarang: Partisipasi Tinggi

Ketua Bawaslu Republik Indonesia, Abhan Misbah memantau pelaksanaan pencoblosan di dua lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Kota Semarang.

Ketua Bawaslu RI Tinjau Proses Pencoblosan di Lapas Kota Semarang: Partisipasi Tinggi
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Ketua Bawaslu Abhan Misbah tinjau pelaksanaan Pemilu di dalam Lapas Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia Abhan Misbah tinjau pelaksanaan pencoblosan di dua lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang ada di Kota Semarang, Rabu (17/4/2019).

Abhan mengatakan pemilih di TPS lapas bisa lebih maksimal dibandingkan di luar lapas.

Hal ini dikarenakan pemilih tersebut mayoritas penghuni, dan lapas. 

"Kalau saya lihat partisipasi pemilih di Lapas bisa 99 persen," ujar dia.

Terkait para narapidana maupun tahanan yang tidak bisa memilih, kata dia, harus terdaftar terlebih dahulu terdaftar menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) di daerah asalnya. 

"Adanya DPT tersebut untuk menerbitkan DPTB (daftar pemilih tambahan)," ujarnya.

Unggah Video Saat Mencoblos di Bilik Suara, Pemuda di Kudus Ditegur Bawaslu

Pemilu: Ronaldo Vs Messi

Menurutnya jika ada pemilih di Lapas yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya dimungkinkan tidak memiliki E-KTP elektronik maupun terdaftar DPT asal.

"Jadi kalau yang tidak bisa memilih karena sudah menjadi ketentuan Undang-undang," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I A Semarang atau Kedungpane, Dady Mulyadi mengatakan ada 947 orang yang terdiri dari 47 orang DPT, dan 900 orang DPTB. Total penghuni lapas hingga 1766 orang.

"Rata-rata yang ada di lapas tidak semua orang Jawa Tengah. Ada juga yang dari luar Jawa Tengah," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved