Pemilu 2019

Meriahkan Suasana TPS, Petugas KPPS di Salatiga Kenakan Kostum Penari Jaran Kepang

Pesta demokrasi selalu menyisakan cerita menarik dari para petugas tempat pemungutan suara (TPS) mulai dari atribut pakaian hingga konsep TPS yang did

Meriahkan Suasana TPS, Petugas KPPS di Salatiga Kenakan Kostum Penari Jaran Kepang
TRIBUNJATENG.COM/ M NAFIUL HARIS
Seorang petugas TPS 7 dengan mengenakan kostum jaran kepang membantu mengarahkan warga memasukkan surat suara yang sudah tercoblos ke kotak suara di Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Rabu (17/4/2019).  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Pesta demokrasi selalu menyisakan cerita menarik dari para petugas tempat pemungutan suara (TPS) mulai dari atribut pakaian hingga konsep TPS yang didesain beraneka ragam.

Semua itu tidak lain supaya calon pemilih mau datang dan menggunakan hak suaranya.

Hal tersebut terlihat juga di TPS 7 Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Rabu (17/4/2019). Bersamaan pemilu yang berlangsung hari ini petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mengenakan pakaian layaknya penari jaran kepang tidak lain agar menarik warga datang mencoblos.

Ketua KPPS TPS 7 Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga Stefanus Surip mengatakan ide pada saat hari H pemungutan dan penghitungan suara pemilu 2019 seluruh anggota KPPS mengenakan atribut mirip penari jaran kepang tidak asal begitu saja.

“Kebetulan daerah kami ini dikenal dengan kesenian jaran kepangnya. Dan ditambah lokasi pendirian TPS berada pada sanggar kesenian. Ya sudah setelah disepakati bersama diputuskan saat hari H pencoblosan petugas mengenakan pakain seperti sekarang,” terangnya kepada Tribunjateng.com, di TPS 7 Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Rabu (17/4/2019)

Menurut Stefanus, konsep yang ada tidak lain supaya ketika warga khususnya mereka sudah memiliki hak pilik ketika memasuki TPS merasa lebih santai kayak sedang menonton pentas jaran kepang. Sehingga lanjutnya, angka golput tidak begitu tinggi karena antusias warga datang ke TPS dengan rasa sukacita.

Ia menyampaikan di TPS 7 terdapat sebanyak 159 orang sebagai daftar pemilih tetap (DPT) kemudian 4 orang masuk dalam daftar pemilih tambahan (DPTb), dan 3 lainnya daftar pemilih khusus (DPK) yang diharapkan pada hari ini kesemuanya turut berpartisipasi dengan ikut mencoblos.

Seorang warga pemilih Lena (33) mengaku sangat tertarik dengan adanya petugas TPS yang mengenakan kostum seperti penari jaran kepang. Apalagi saat mereka melayani pemilih selalu menaiki jaran kepang.

“Jadi ya lucu begitu kesannya sangat menarik masyarakat agar memilih. Terutama orangtua yang sudah berusia lebih pastinya sangat terhibur,” katanya.(ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved