Di Banaran Cafe and Co Working Space Semarang, Kopi dan Teh Berkualias Disajikan dengan Cara Tepat

Kafe yang berada di Jalan Bukit Kopi no 9, Ngesrep, Banyumanik, Kota Semarang ini, juga menyediakan co working space

Di Banaran Cafe and Co Working Space Semarang, Kopi dan Teh Berkualias Disajikan dengan Cara Tepat
Istimewa
Kafe terbaru milik PTPN IX resmi dibuka, pada Selasa (16/4). Kafe yang diberi nama Banaran Cafe and Co Working Space ini, berada di Jalan Bukit Kopi no 9, Ngesrep, Banyumanik, Semarang. Peresmian kafe dihadiri oleh seluruh kepala kebun dan direksi PT Perkebunan Nusantara IX. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Beberapa perusahaan plat merah berlomba-lomba untuk mengembangkan bisnis mikro. Tak terkecuali PT Perkebunan Nusantara IX yang berpusat di Jawa Tengah.

Di provinsi ini, PTPN IX memiliki komoditas kopi, teh, dan karet. Melihat menjamurnya kafe-kafe yang ada di Kota Semarang, PTPN IX melihat peluang adanya bisnis mikro yang bisa dikembangkan.

Memanfaatkan aset rumah dinas milik PTPN IX, Banaran Cafe and Co Working Space diciptakan untuk memenuhi kebutuhan pecinta kopi dan teh di Kota Semarang.

Direktur Operasional Tanaman Tahunan PTPN IX, Mahmudi, menjelaskan pembukaan kafe baru ini untuk memperkuat program hilirisasi kopi dan teh yang dihasilkan PTPN IX.

"Banaran Cafe and Co Working Space merupakan cabang baru dari sekian kafe yang kami miliki. Kopi dan teh yang kami sajikan di sini mempunyai citarasa tinggi dengan kualitas ekspor," bebernya usai meresmikan Banaran Cafe and Co Working Space, Selasa (16/4).

Bedanya dengan kafe-kafe lain yang dimiliki PTPN IX, Banaran Cafe and Co Working Space khusus menyediakan minuman kopi dan teh dengan berbagai model penyajian. Makanan yang disajikan pun tidak terlalu banyak.

"Tak hanya kopi dan teh yang berkualitas saja. Kami juga menjamin penyajian yang tepat supaya citarasa dari setiap kopi dan teh yang kami miliki melekat di lidah," tuturnya.

Kafe yang berada di Jalan Bukit Kopi no 9, Ngesrep, Banyumanik, Kota Semarang ini, juga menyediakan co working space. Tempat ini bisa dimanfaatkan untuk pertemuan komunitas, rapat, maupun diskusi mahasiswa.

"Untuk sementara tidak ada tarif khusus. Kecuali jika ada pertemuan, rapat, atau diskusi itu bisa dibicarakan," imbuhnya.

Jauh dari jalan raya, tentu membuat suasana Banaran Cafe and Co Working Space nyaman untuk nongkrong atau mengerjakan tugas. Tapi untuk lebih dekat dengan konsumen, Mahmudi akan terus mendorong penggunaan media sosial.

Halaman
12
Penulis: faisal affan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved