Liburan Seru di Hutan Pinus Limpakuwus Banyumas, Ada Wahana Hammock Hingga Main ATV

Keindahan tersebut membujur dari lembah Gunung Slamet di sebuah desa yang bernama Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Liburan Seru di Hutan Pinus Limpakuwus Banyumas, Ada Wahana Hammock Hingga Main ATV
Permata Putra Sejati
Pengunjung sedang bersantai menggunakan Hammock di wisata hutan pinus Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Kamis (18/4/2019). TRIBUNJATENG/Permata Putra Sejati 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Terdengar sayup-sayup suara angin semilir. Hamparan rumput hijau dengan buliran air hujan yang tersorot cahaya matahari seakan berkilauan.

Keindahan tersebut membujur dari lembah Gunung Slamet di sebuah desa yang bernama Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. 

Desa yang berada di ketinggian 750 Mdpl menawarkan pesona keindahan alam yang alami. Pohon pinus berusia 30 tahunan berjajar rapi meneduhkan setiap pengunjung. Biji-biji pohonnya dikenal sebagai salah satu yang unggul untuk pembibitan.

Sepanjang mata memandang ada sekira 10 hektar tanah dari 23 hektar yang sudah digarap menjadi objek wisata alam yang menarik.

Sebagai sebuah objek wisata alam rintisan, Limpakuwus patut menjadi rekomendasi wisata keluarga. Jika anda berkunjung kesana, wahana pendukung sudah disediakan seperti arena ATV, Hammok, dan spot-spot berswafoto yang sangat menarik.

Harga sewa ATV juga tergolong terjangkau yaitu Rp 20 ribu untuk 4 kali putaran menempuh jarak 200 meter. Jika anda ingin bersantai di hammok dan berfoto, maka cukup membayar Rp 5 ribu. 

Sudah 1 tahun semenjak dibuka pertama kali pada, Mei 2018 lalu wisata hutan pinus Limpakuwus semakin menarik banyak pengunjung. Dalam satu bulan saja total pengunjungnya sudah bisa mencapai 6.000 orang. Sedangkan pada hari libur, seperti Sabtu dan Minggu mencapai 800 orang.

Hutan pinus Limpakuwus juga sering dijadikan area foto pre-wedding. Dengan hanya membayar biaya sewa sebesar Rp 100 ribu, sudah dapat berfoto sepuasnya di seluruh area. Wisata Limpakuwus dikelolah oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Ardi Rahayu yang ditangani Pokja Wisata Hutan Limpakuwus sebanyak 10 orang.

Limpakuwus adalah nama sebuah desa paling ujung dari Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas yang berdekatan dengan kaki Gunung Slamet. Kebanyakan warga desa Limpakuwus bekerja sebagai buruh tani sapi perah, petani holtikultur seperi cabe dan kentang. Ada sebanyak 5.300 jiwa di Desa Limpakuwus.

Dengan pengembangan desa wisata Limpakuwus, maka warga sekitar dapat memperoleh tambahan penghasilan dengan berjualan di area wisata. Desa Limpakuwus dikenal sebagai desa tertinggal di propinsi Jateng rangking 2 pada 2016. Namun, sekarang sudah mulai berubah dengan menjadi desa wisata. Masyarakat sekitar ingin merubah status dari merah menjadi biru sepaya Desa yang maju dan berkembang.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved