Benarkah Kebanyakan Micin Bikin Otak lemot? Ini Penjelasan Dokter Ivena

Namun banyak mitos yang mengatakan bahwa micin tau MSG ini dapat menyebabkan otak menjadi lemot.

Benarkah Kebanyakan Micin Bikin Otak lemot? Ini Penjelasan Dokter Ivena
Ilustrasi MSG atau micin 

TRIBUNJATENG.COM - Micin atau MSG dikenal juga dengan istilah Mononatrium glutaman atau Monosodium glutamat.

Salah satu kegunaan micin atau MSG adalah sebagai penyedap rasa pada makanan.

Rasa gurih dan lezat yang ada pada masakan merupakan hasil dari penggunaan micin atau MSG.

Namun banyak mitos yang mengatakan bahwa micin tau MSG ini dapat menyebabkan otak menjadi lemot.

Benarkah mitos tersebut?

Mengutip laman hellosehat dari Grid.ID, Dr Ivena menjelaskan bahwa kandungan yang ada dalam asam glutamat pada micin membuat makanan menjadi lebih lezat.

"Selama ini kebanyakan efek samping yang dilaporkan setelah mengonsumsi makanan yang mengandung MSG memang terjadi pada sistem saraf di otak. Karena itu, MSG secara tidak langsung bisa membuat seseorang jadi ‘lemot’," tulisnya.

"Lemot" atau lemah otak adalah istilah yang dipilih dr Ivena untuk menggambarkan penurunan fungsi kognitif otak.

Fungsi kognitif otak antara lain berpikir logis, mengambil keputusan, merekam informasi ke dalam ingatan, menyelesaikan masalah, dan menjaga konsentrasi.

Tak hanya itu, Dr Ivena juga menjelaskan adanya hubungan penyedap rasa atau micin tersebut dengan kemampuan otak manusia.

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved