Peringati Hari Kartini, Organisasi Perempuan Sragen Berziarah ke Makam Pahlawan

Peringati hari Kartini yang jatuh 21 April kemarin organisasi perempuan di Kabupaten Sragen berziarah di Taman Makam Pahlawan Hastana Manggala Sragen

Peringati Hari Kartini, Organisasi Perempuan Sragen Berziarah ke Makam Pahlawan
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Organisasi wanita se-Kabupaten Sragen melakukan ziarah di┬áTaman Makam Pahlawan Hastana Manggala Sragen, Senin (22/4/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Peringati hari Kartini yang jatuh 21 April kemarin organisasi perempuan di Kabupaten Sragen berziarah di Taman Makam Pahlawan Hastana Manggala Sragen, Senin (22/4/2019).

Istri Wakil Bupati Sragen sekaligus ketua penyelenggara Retna Susanti Dedy Endriyatno mengatakan ziarah ini guna mengenang jasa-jasa Kartini yang telah gugur.

"Hari ini kita mengundang seluruh organisasi wanita yang ada di Kabupaten Sragen, dinas, camat, OPD kami ajak untuk berziarah bersama,"  ujar Retna kepada Tribunjateng.com.

Menurutnya, Hari Kartini tidak hanya sekedar upacara saja, namun bagaimana kita mengimplementasikan bagaimana perjuangan-perjuangan para Kartini terdahulu.

Retna juga menyampaikan Kartini masa kini harus menjadi wanita yang cerdas, mandiri sehingga nantinya bisa menjunjung harkat dan martabat  dirinya sendiri.

"Diharapkan menjadikan wanita-wanita Indonesia lebih diakui baik secara kedudukannya dengan tidak meninggalkan kodratnya sebagai wanita," jelasnya.

Dirinya juga menginginkan perempuan harus lebih maju, mandiri, tegas, dan senantiasa guyub rukun.

Retna juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Sragen yang telah menggunakan haknya pada Pemilu 17 April silam dengan terus menjaga kerukunan dan tetap guyub rukun.

Sementara itu salah satu peserta upacara ziarah Artini Harwanto dari Ikatan Adiaksa Darma Kartini kejaksaan hari Kartini sebagai wujud emansipasi wanita.

"Ini juga sebagai penyemangat untuk mengikuti perjuangan kartini-kartini sebelumnya untuk generasi sekarang," ujar Artini.

Menurutnya, mendidik putra-putri agar disiplin dalam lingkup keluarga merupakan Kartini yang sesungguhnya saat ini.

Artini juga menyampaikan kartini-kartini Sragen sudah bagus dan aktif, namun kesadaran para remaja untuk mengerti perjuangan kartini masih kurang.

"Remaja-remaja zaman sekarang belum mengikuti jejak kartini terdahulu, ini menjadi peran penting ibu dalam rumah untuk mendidik anak," pungkasnya. (uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved