Anggota Linmas di Brebes Meninggal karena Kelelahan, 9 Penyelenggara Pemilu Sakit

Ia menuturkan, pihaknya langsung mendatangi rumah Saeful setelah mendapat kabar meninggal tersebut

Anggota Linmas di Brebes Meninggal karena Kelelahan, 9 Penyelenggara Pemilu Sakit
Tribun Jateng/Budi Susanto
Ilustrasi. Foto: Proses pemungutan suara di sejumlah TPS di Medono Kota Pekalongan, Rabu (17/4) kemarin 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Selain satu orang anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang meninggal dunia karena kelelahan menjalankan tugas selama gelaran Pemilu, sejumlah petugas dan penyelenggara Pemilu di Kabupaten Brebes juga ada yang meninggal dunia dan sakit.

Petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Ciawi, Kecamatan Banjarharjo, Brebes, Saeful Bahri (51), juga meninggal dunia karena kelelahan pada Minggu (21/4/2019) kemarin. Petugas dari unsur Linmas pada TPS 01 Desa Ciawi itu merupakan warga RT 1 RW 1 Desa Ciawi.

"Iya ada petugas Linmas yang meninggal setelah bertugas pengamanan Pemilu. Selain itu, ada 9 orang penyelenggara Pemilu yang jatuh sakit," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Brebes, Nurokhmi, Selasa (23/4/2019).

Ia menuturkan, pihaknya langsung mendatangi rumah Saeful setelah mendapat kabar meninggal tersebut. Dari keterangan keluarga, sebelum meninggal dunia, Saeful sempat di rawat di Puskesmas.

"Dari keterangan keluarga, Saeful pulang pagi saat hari pencoblosan. Kemudian langsung dibawa ke Puskesmas. Oleh dokter, Saeful sakit karena kelelahan dan hanya menjalani perawatan di rumah," ujarnya.

Meski menjalani rawat jalan, namun kondisi Saeful tidak juga membaik. Saeful kemudian dibawa lagi ke Puskesmas Banjarharjo pada Minggu (21/4/2019) kemarin dan harus menjalani rawat inap.

"Sakitnya tidak membaik, makanya Minggu sore dirawat lagi di Puskesmas dan Senin (22/4/2019) siang, meninggal dunia dan langsung dimakamkan," tuturnya.

Sedangkan untuk sembilan penyelenggara Pemilu yang sakit, Nurokhmi menyebutkan, juga dikarenakan kelelahan selama pencoblosan hingga penghitungan surat suara.

Mereka yaitu Yuniarsih anggota KPPS di TPS 03 Desa Waru, Kecamatan Bantarkawung yang dirawat di RSUD Bumiayu. Sudarsono, Ketua PPK Kecamatan Sirampog, dirawat di RS Siti Amaliyah Bumiayu.

Nurudin, anggota KPPS TPS 29 Desa Linggapura Kecamatan Tonjong, di rawat di RS Hermina Purwokerto. Wahyu Army Noviardi, anggota KPPS TPS 05 Desa Purwodadi Kecamatan Tonjong, dirawat di PKU Muhammadiyah Singkil.

Kemudian, Buntas Baruno, Ketua KPPS TPS 15 Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, dirawat di RS Bakti Asih. Firda Amalia anggota KPPS TPS 12 Desa Keboledan, Wanasari, dirawat di RS Bhakti Asih. Darnya, petugas Linmas TPS Desa Cikandang Kecamatan Kersana, dirawat di RSUD Brebes.

Lalu, Suwarsono, Anggota KPPS TPS 27 Dusun Sembung Desa Pamulihan Kecamatan Larangan, dirawat di PKU Larangan, dan Cahya, anggota KPPS TPS 01 Desa Blandongan Kecamatan Banjarhajo, di rawat di RS Dera Asih.

"Mereka masih menjalani rawat inap di sejumlah rumah sakit. Mereka sudah kami data dan kami laporkan ke KPU Jateng," jelasnya. (Nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved