Fajar Tegaskan PKL Bugangan dan Rejosari Dipindah Sebelum Ramadan

Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) Bugangan dan Rejosari masih bertahan di Bantaran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT).

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) Bugangan dan Rejosari masih bertahan di Bantaran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT).

Hal ini tentu menghambat jalannya normalisasi BKT yang hingga saat ini terus berjalan.

Ketua PKL Rejosari Yusak Edy Winanjaya mengakui, saat ini 95 PKL Bugangan dan Rejosari memang masih berdagang di bantaran sungai BKT.

Mereka bersedia pindah ke tempat relokasi jika seluruh tuntutan mereka dipenuhi yakni pembangunan kios, sarana, dan prasarana.

"Ini kan tuntutan kami sudah mulai dipenuhi dan dibangunkan.

Kami menunggu bangunan, sarpras seperti listrik, saluran dan lain-lain.

Kalau sudah siap kami pun siap untuk pindah," ujar Edy, Rabu (24/4/2019).

Terkait luasan lapak, pihaknya enggan jika disamakan dengan PKL Karangtempel.

Pasalnya, luas lapak di Bugangan dan Rejosari yang berada di bantaran sungai lebih lebar.

Setiap lapak juga memiliki ukuran yang berbeda mulai dari 3 hingga 12 meter persegi.

Halaman
123
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved