Jalan Rusak Termasuk Jenis Keluhan Terbanyak Warga Kabupaten Tegal

Warga mengeluhkan banyaknya jalan rusak di Kabupaten Tegal. Keluhan tersebut masuk kategori terbanyak atas layanan publik di wilayah ini.

Jalan Rusak Termasuk Jenis Keluhan Terbanyak Warga Kabupaten Tegal
TRIBUN JATENG/GUM
Perbaikan jalan di salah satu desa, di Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, oleh DPU Kabupaten Tegal, Rabu (24/4/2019).  

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Warga mengeluhkan banyaknya jalan rusak di Kabupaten Tegal. Keluhan tersebut masuk kategori terbanyak atas layanan publik di wilayah ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Tegal, Heri Suhartono pun mengakui banyak mendapat keluhan dari warga terkait maraknya fisik jalan yang rusak serta berlubang.

Padahal, kata Heri, Bupati Tegal berencana memuluskan semua ruas jalan di seluruh penjuru Kabupaten Tegal sampai tahun 2024.

Namun, dia mengaku anggaran untuk perbaikan seluruh ruas jalan di Kabupaten Tegal dipangkas setengahnya oleh Pemkab Tegal.

"Rencana itu bisa tercapai asalkan ada dukungan anggaran dari Bappeda. Idealnya, anggaran untuk mencapai target Bupati Tegal sampai 2024 itu sebesar Rp 450 miliar per tahun. Namun kenyataannya, anggarannya justru malah dipangkas sampai setengah lebih," kata Heri kepada Tribunjateng.com, Rabu (24/4/2019).

Dia menyebut, DPU kini hanya mengantongi anggaran per tahun guna perbaikan dan pemeliharaan fisik jalan sebesar Rp 200 miliar saja.

Menurut dia, anggaran tersebut dinilai masih separuh sehingga cukup sulit untuk mencapai target Bupati Tegal yakni, 'semua jalan mulus 2024'.

"Kalau mau sukses, seharusnya anggarannya segitu. Maka dari itu, kami harus menghitung-hitung lagi anggaran yang seadanya untuk perbaikan jalan. Sebab, keluhan tertinggi di Kabupaten Tegal adalah soal jalan," pungkas dia.

Lebih lanjut, dia menuturkan, jumlah ruas jalan berlubang dan rusak di Kabupaten Tegal mencapai 38 persen.

Total panjang seluruh jalan di Kabupaten Tegal sendiri mencapai 847 km.

Menurut dia, data terbaru tahun 2019 untuk jalan mulus di Kabupaten Tegal mencapai 62 persen.

"Saya harap, ada prioritas anggaran apabila berpihak ke masyarakat. Pasalnya, keluhan jalan rusak adalah yang paling tinggi," cetus Heri (*).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved