Jasad Bocah di Tonjong Brebes Ditemukan Tersangkut di Celah Bebatuan Aliran Sungai

Seorang saksi, Nasir (55) warga RT 1 RW 2, Desa Watujaya, mengatakan mayat tersebut adalah Riski Abdulyani (10)

Jasad Bocah di Tonjong Brebes Ditemukan Tersangkut di Celah Bebatuan Aliran Sungai
Istimewa
Warga melakukan evakuasi jasad Riski Abdulyani yang ditemukan meninggal di Sungai Prupuk, Selasa (23/4/2019) kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Sesosok mayat seorang bocah ditemukan warga Desa Watujaya Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes, tersangkut di celah bebatuan di dalam aliran Sungai Prupuk.

Saat ditemukan, mayat bocah itu dalam keadaan telanjang.

Seorang saksi, Nasir (55) warga RT 1 RW 2, Desa Watujaya, mengatakan mayat tersebut adalah Riski Abdulyani (10) anak ketiga dari Surja (46) seorang nelayan asal Desa Watujaya RT 3 RW 1.

"Riski sebelumnya hilang saat mandi sendirian di Sungai Prupuk, Selasa (23/4/2019) siang. Saat kami temukan, ia sudah tak bernyawa," kata Nasir, Rabu (24/4/2019).

Lokasi penemuan jasad Riski, katanya, berada lumayan jauh dari pemukiman penduduk. Karena tak berani mengevakuasinya, ia melaporkannya ke perangkat desa, Polsek dan Koramil Tonjong.

"Tidak ada yang berani mengangkat jenazah sampai petugas datang, dan baru kemudian dikenali bahwa itu jasad Riski Abdulyani, anak tetangga saya," ungkapnya.

Bati Tuud Koramil 09 Tonjong Kodim 0713 Brebes, Peltu Edy Burhanudin, mengatakan Riski diperkirakan tenggelam sekitar pukul 10.00-11.00 WIB saat mandi sendirian di sungai.

"Faktor utamanya diduga akibat penyakit epilepsinya kambuh saat di air sehingga ia kemudian tenggelam. Karena lokasi penemuan berada lumayan jauh dari pemukiman penduduk, sehingga proses evakuasi menggunakan kain sarung dan bambu," katanya.

Saat itu, ia tidak mendapat pengawasan dari orang tuanya.

Sang ayah tidak berada di rumah.

Sedangkan ibunya, Wahipah (44) sedang mendampingi adik korban melaksanakan study tour ke Dreamland Waterpark Ajibarang Kabupaten Banyumas.

"Dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian tidak didapati unsur kekerasan pada tubuh korban. Jenazah korban dimakamkan Selasa sore di TPU setempat," imbuhnya. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved