Asip Sebut Kabupaten Pekalongan Butuh Santri Yang Kuat Ilmu Terapan

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan dan pembangunan suatu daerah.

Asip Sebut Kabupaten Pekalongan Butuh Santri Yang Kuat Ilmu Terapan
IST
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat memberikan sambutan di di Haflah Akhirusannah Pondok Pesantren Walindo yang berada di Desa Boyoteluk, Kecamatan Siwalan, Kamis (25/04/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan dan pembangunan suatu daerah.

Pasalnya, melalui pendidikan akan tercipta generasi muda yang memiliki sumber daya manusia handal dan mampu berdaya saing.

Hal ini dikatakan oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat memberikan sambutan di Haflah Akhirusannah Pondok Pesantren Walindo yang berada di Desa Boyoteluk, Kecamatan Siwalan, Kamis (25/04/2019).

"Penting sekali anak-anak kita di didik dengan ilmu agama, saat ini Pemerintah mempunyai kewajiban untuk menyeimbangkan model pendidikan," kata Asip Kholbihi kepada Tribunjateng.com.

Menurut Asip, tujuan dari hal itu adalah untuk mencetak generasi muda Indonesia yang berilmu, beriman dan berakhlakqul karimah.

Karena di jaman ini, masyarakat dituntut untuk mengerti tentang perkembangan jaman.

"Oleh karena itu, di pondok pesantren ini santri-santri dididik tidak hanya kuat di dalam ilmu agama saja, tetapi ilmu terapan yang lain juga dikuatkan.

Saya mengucapkan selamat kepada para santri, mudah-mudahn ilmunya bermanfaat, karena Kabupaten Pekalongan membutuhkan peran santri untuk mendidik mental guna membekali rohani masyarakat Kabupaten Pekalongan agar masyarakat lebih bahagia, sejahtera, lahir dan batin, serta yang paling penting yaitu selamat dunia akhirat,"ungkapnya.

Ia juga meminta kepada masyarakat yang hadir untuk menjaga kerukunan agar tercipta suasana yang kondusif di Kabupaten Pekalongan.

"Pesta demokrasi telah usai lupakan semua perbedaan pilihan,

kini saatnya kita kembali guyub rukun untuk membangun Kabupaten Pekalongan yang lebih indah lagi,"jelasnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muh radlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved