Kepala OPD dan Kasubbag Program di Pati Harus 'Nyambung' Menyikapi RPJMD

Kepala dan Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Program dari beberapa OPD di Kabupaten Pati mengikuti Workshop Sistem Monitoring

Kepala OPD dan Kasubbag Program di Pati Harus 'Nyambung' Menyikapi RPJMD
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Kepala dan Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Program dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Pati mengikuti Workshop Sistem Monitoring dan Evaluasi Capaian Indikator Kinerja Perangkat Daerah di Ruang Rapat Pragola Setda Pati, Kamis (25/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Kepala dan Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Program dari beberapa OPD di Kabupaten Pati mengikuti Workshop Sistem Monitoring dan Evaluasi Capaian Indikator Kinerja Perangkat Daerah di Ruang Rapat Pragola Setda Pati, Kamis (25/4/2019).

Dalam laporannya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pati Pujo Winarno menyampaikan, tujuan workshop tersebut ialah mereview pemahaman tentang indikator kinerja daerah, menghitung capaiannya, serta menyamakan persepsi terkait kesesuaian penganggaran dengan pencapaian indikator kinerja.

"Sehingga perencanaan dan penganggaran mampu dilaksanakan secara efektif dan efisien," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pati Suharyono menjelaskan, maksud diundangnya Kepala dan Kasubbag Program tiap OPD ialah agar kepala OPD dan kasubbag program "nyambung" dalam menyikapi RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).

Menjelaskan alur pelaksanaan RPJMD, Suharyono mengatakan, sejak dilantik, Bupati dan Wakil Bupati berkewajiban menyusun RPJMD dengan didasarkan pada visi dan misi.

"Visi Bupati ialah meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan pelayanan publik, misinya ada delapan.

Dari visi dan misi itu kemudian disusun RPJMD.

RPJMD dijabarkan lagi ke OPD menjadi Renstra (Rencana Strategis)," paparnya.

Dengan adanya RPJMD, lanjut Suharyono, segenap aparatur pemerintahan daerah memiliki sasaran, tujuan, dan strategi.

"Nah, tercapai atau tidaknya RPJMD ini diukur melalui indikator kinerja," ujarnya.

Inti dari evaluasi capaian indikator kinerja, lanjut Suharyono, ialah agar semua kegiatan yang ada di OPD terukur outcome, output, impact-nya.

Sehingga, sebagai pembantu Bupati dan Wakil Bupati, masing-masing OPD dalam berkegiatan juga sejalan dengan RPJMD. (mzk)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved