Permudah Perijinan IMB Gedung Usaha, Pemkot Semarang Kembangkan Aplikasi KLIK OK

kali ini Pemerintah Kota Semarang melalui DPM-PTSP mengembangkan aplikasi di bidang perijinan IMB Gedung Usaha yaitu KLIK OK!

Permudah Perijinan IMB Gedung Usaha, Pemkot Semarang Kembangkan Aplikasi KLIK OK
ISTIMEWA
Pelayanan Perizinan di DPM PTSP Kota Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang terus berbenah dengan inovasi-inovasi guna mendukung investasi di Kota Semarang.

Setelah sebelumnya ada SI IMUT atau Sistem Izin Investasi Mudah dan Terpadu, yang melayani pemaketan perizinan, on-line system, digital signature, integrate system, dan mobile system, kali ini Pemerintah Kota Semarang melalui DPM-PTSP mengembangkan aplikasi di bidang perijinan IMB Gedung Usaha yaitu KLIK OK!

Pengajuan perizinan di Kota Semarang sebelum ada KLIK OK memang sudah lewat online. Prosedurnya dengan OSS dan SI IMUT pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP).

Sebelum adanya KLIK OK, pemohon mendaftar ke OSS, dan kemudian OSS akan menerbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Selanjutnya, OSS memberitahu permohonan ke PTSP dan pemohon akan mendaftar dan memenuhi persyaratan. Setelah itu, PTSP akan memverifikasi dan menerbitkan izin daerah, lalu mengkonfirmasi komitmen telah terpenuhi ke OSS.

Kasi Penerbitan dan Dokumentasi DPM PTSP Kota Semarang, Yudha Bhakti Diliawan menjelaskan bahwa sebelumnya Izin Konstruksi yaitu IMB belum terkoneksi dengan sistem OSS dan SI IMUT. Saat ini pemohon IMB baru bisa mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Sesuai PP Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara elektronik adalah bahwa semua perizinan usaha wajib lewat OSS. namun untuk izin Konstruksi dalam hal ini izin Mendirikan Bangunan (IMB) belum connect dan baru bisa mendapat nomor induk berusaha (NIB),” jelasnya.

Hal ini yang mendorong DPM PTSP berinovasi menciptakan system atau aplikasi yang dapat memudahkan pemohon IMB Gedung Usaha sekaligus memangkas waktu proses ijin menjadi lebih singkat.

Sehingga melalui KLIK OK! Atau Kemudahan Layanan Izin Konstruksi Integrasi Online Single Submission (OSS) dengan Komitmen Investasi, dapat mengintegrasikan antara system Teknologi Informasi pada OSS dengan Teknologi Informasi berbasis SIMBG yang belum berjalan. Bahkan KLIK OK! Sudah terintegrasi dengan SI IMUT dan OSS.

Lebih lanjut Yudha menjelaskan Kalau dulu proses perijinan IMB Gedung usaha harus melewati proses hingga 8 bulan hingga IMB keluar, dan dapat mulai pelaksanaan pembangunan konstruksi.

"Sekarang dengan inovasi ini cukup persertujuan kostruksi untuk membuat IMB cukup menghabiskan 3-4 bulan saja. Dan pelaksanaan pembangunan/ konstruksi sudah dimulai untuk kegiatan ringan/awal setelah terbit persetujuan konstruksi pada 18 bulan," ujarnya.

Di tempat lain Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi turut mengapresiasi inovasi ini sebagai bentuk penyederhanaan sistem birokrasi.

Hendi sapaan akrab wali kota juga berharap KLIK OK! dapat segera diterapkan di Pemerintah Kota Semarang, agar proses perizinan semakin cepat.

“KLIK OK merupakan satu inovasi terkait penyederhanaan sistem birokrasi, diharapkan dengan aplikasi ini perizinan akan lebih cepat dengan adanya komitmen dari pemohon izin dan izin bisa paralel. Harapan Saya KLIK OK ini bisa segera diterapkan di Pemerintah Kota Semarang dan dirasakan manfaatnya untuk kita semua baik masyarakat ataupun Pemerintah Kota Semarang sendiri," harap Hendi.(*)

Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved