Progres Pembangunan Tanggul Penahan Rob Kabupaten Pekalongan Capai 60 Persen, Akhir Tahun Selesai

Ada tujuh desa tergenang rob, yakni Desa Wonokerto Wetan, Wonokerto Kulon, Tratebang, Pecakaran, Api-api, Pesanggrahan, dan Desa Semut.

Progres Pembangunan Tanggul Penahan Rob Kabupaten Pekalongan Capai 60 Persen, Akhir Tahun Selesai
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi meninjau rob dan progres pembangunan tanggul di Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan, Jumat (26/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pejabat Pembuatan Komitmen (PPK) Sungai Pantai 2 Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Herdiana Kusumaningrum mengatakan, progres pembangunan tanggul di Kabupaten Pekalongan saat ini sudah mencapai 60 persen.

"Untuk penanganan banjir dan rob di Kabupaten Pekalongan, Pemerintah Pusat membangun tanggul sepanjang 7 kilometer dan pembuatan rumah pompa," kata PPK Sungai 2 BBWS Pemali Juana Herdiana Kusumaningrum kepada Tribunjateng.com, Jumat (26/4/2019).

Menurutnya, ada beberapa sungai dimana air rob masuk seperti di Sungai Mrican dan Tratebang.

Rencananya itu akan ditutup dan menggunakan rumah pompa.

Karena selain air rob juga memperhitungkan air hujan.

"Ini proyek masih berjalan, kami mohon bantuannya dan doa restunya dari masyarakat agar proyek ini bisa selesai, berjalan lancar, dan membawa manfaat banyak bagi masyarakat," jelasnya.

Herdiana menambahkan, jika rumah pompa sudah terpasang, pompa akan dipasang.

Tapi sementara itu sambil menunggu pompa terpasang, pihaknya siapkan juga pompa portable untuk mengatasi masalah genangan.

"Harapan kami akhir 2019, proyek ini sudah selesai," tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan, Budi Raharjo mengatakan, Pemkab Pekalongan memberikan bantuan logistik seperti bahan makanan, air mineral, dan lauk pauk.

Menurutnya, ada tujuh desa tergenang rob, yakni Desa Wonokerto Wetan, Wonokerto Kulon, Tratebang, Pecakaran, Api-api, Pesanggrahan, dan Desa Semut.

Ketinggian banjir rob antara 20 hingga 50 sentimeter.

"Rob terparah, ada di Desa Wonokerto Kulon, Wonokerto Wetan, dan Desa Tratebang," tuturnya. (Indra Dwi Purnomo)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved