Kesaksian Pengawas TPS 5 Tegal Timur, Pemilih Membeludak Akibatkan Petugas Salah Orang

Data yang diperoleh KPU Kota Tegal, adanya ketidaksesuaian data pemilih terjadi saat TPS 5 membuka tempat pemilihan di RS Kardinah

Kesaksian Pengawas TPS 5 Tegal Timur, Pemilih Membeludak Akibatkan Petugas Salah Orang
Tribunjateng.com/Fajar Bahruddin Achmad
Pengawas TPS 5 Tegal Timur Sigit Sugiarto. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Setelah KPU Kota Tegal mengeluarkan SK perintah, TPS 5 di Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal pun melakukan pemungutan suara ulang (PSU), Sabtu (27/4/2019).

SK PSU itu dikeluarkan setelah KPU Kota Tegal mendapat rekomendasi dari Bawaslu Kota Tegal, bahwa ada pemilih yang semestinya tidak mencoblos di TPS 5.

Data yang diperoleh KPU Kota Tegal, adanya ketidaksesuaian data pemilih terjadi saat TPS 5 membuka tempat pemilihan di RS Kardinah.

Pengawas TPS 5 Tegal Timur, Sigit Sugiarto (38), membenarkan adanya kabar pemilih yang semestinya tidak memberikan hak pilih di TPS 5 Kelurahan Kejambon.

Menurutnya, terjadinya PSU disebabkan Pemilu di RS Kardinah didatangi oleh puluhan pemilih.

Padahal wewenang TPS 5 mengambil suara di RS Kardinah hanya untuk 20 suara saja.

Itu pun agar pasien dan keluarganya bisa ikut berpartisipasi dalam Pemilu 2019.

"Tapi kenyataannya yang ingin mencoblos sampai 60 orang. Akibatnya para petugas kewalahan," kata Sigit saat ditemui tribunjateng.com di TPS 5, Sabtu (27/4/2019).

Sigit menceritakan, akibat banyaknya jumlah pemilih saat itu, petugas jadi salah orang.

Petugas KPPS bingung, mana pasien dan keluarga di wilayah TPS 5 dan mana yang bukan.

Halaman
12
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved