Diskominfo Kabupaten Pekalongan : FK Metra Diharapkan Bawa Pesan Moral dan Program Pemerintah

Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) bisa membawa pesan moral dan program Pemerintah Kota Pekalongan

Diskominfo Kabupaten Pekalongan : FK Metra Diharapkan Bawa Pesan Moral dan Program Pemerintah
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Salah satu peserta dari Sanggar Kuda Kembar Sabarwangi dari Kecamatan Kajen yang mengikuti festival pertunjukan rakyat digelar di depan kantor seketariat FK Metra di Jalan Alun-alun Selatan Kajen, Minggu (29/04/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan Anis Rosyidi berharap pembinaan Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) bisa membawa pesan moral dan program Pemerintah Kabupaten Pekalongan

Hal tersebut diungkapkan usai membuka festival pertunjukan rakyat yang digelar di depan kantor seketariat FK Metra di Jalan Alun-alun Selatan Kajen, Minggu (29/04/2019).

Menurut Anis festival pertunjukan rakyat diselenggarakan dalam rangka menghidupkan kembali kesenian tradisional yang ada di Kabupaten Pekalongan.

“Kesenian tradisional juga merupakan sarana komunikasi yang efektif untuk menyampaikan kebijakan pemerintah dan program-program yang akan dilakukan serta menangkal berita hoax. Meski saat ini era digital namun kesenian tradisional masih efektif dan diminati masyarakat,”Kata Anis Rosyidi Kepala Dinkominfo Kabupaten Pekalongan.

Kepada Tribunjateng.com Anis mengatakan agar kesenian tradisional tetap lestari pihaknya berharap semua pemangku kebijakan dan elemen masyakat untuk duduk bersama serta bersinergi untuk memberdayakan kesenian tradisional.

"Dinporapar, Dindikbud, dan Dinkominfo beserta Dewan Kesenian Daerah (DKD), FK Metra dan Lesbumi perlu menyatukan langkah, karena selama ini masih berjalan sendiri-sendiri,"tuturnya.

Sementara itu, ketua panitia kegiatan Eko Budi Susilo menjelaskan, tujuan diadakannya festival pertunjukan rakyat adalah untuk meningkatkan ketrampilan dan kemampuan para kelompok atau sanggar.

Tidak hanya itu, kegiatan ini sebagai pertimbangan untuk memilih salah satu dari peserta untuk perwakilan Kabupaten Pekalongan ditingkat propinsi.

"Dalam kegiatan ini kita mengambil tema Tangkal Berita Hoax dan Mengokohkan Kembali Binheka Tnggal Ika,"jelasnya.

Festival ini diikuti oleh enam sanggar atau kelompok kesenian dari berbagai kecamatan.

"Enam kelompok kesenian tersebut diantaranya, Sanggar Kuda Kembar Sabarwangi dari Kecamatan Kajen, Sanggar Kobuira dari Wiradesa, Sanggar Karawitan Wisanggeni Kecamatan Bojong, Sendra Tari Wijaya Kusuma Sidomulyo Kecamatan Lebakbarang, Sanggar Sekar Arum Mukti Legokkalong Kecamatan Karanganyar, dan Sanggar Bunga Pantura Sintren Klunjukan Kecamatan Sragi,"tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved