Pola Makan Bakal Berubah Selama Ramadan, Ini Imbauan Dinkes Jateng Bagi Masyarakat

Pola makan pada saat Ramadan cenderung mengkhawatirkan bagi yang tidak bisa memilah makanan secara benar.

Pola Makan Bakal Berubah Selama Ramadan, Ini Imbauan Dinkes Jateng Bagi Masyarakat
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Kepala Dinkes Jateng Yulianto Prabowo 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pola makan pada saat Ramadan cenderung mengkhawatirkan bagi yang tidak bisa memilah makanan secara benar.

Disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah dr Yulianto Prabowo, terjadi perubahan kebiasaan dari hari-hari biasanya, seperti kecenderungan mereka makan makanan mengandung santan.

Menurutnya, makanan bersantan sangat membahayakan bagi kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

"Tadinya tidak pernah makan kolak, sekarang makan kolak setiap buka. Kolak mengandung santan dan rasanya manis. Bagi penderita diabetes, harus hati-hati. Penderita maag juga harus bisa mengelola," jelasnya.

Jelang Ramadan ini, Yulianto lantas mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga pola makan saat berpuasa.

Seperti mengonsumsi air putih minimal 2 liter perhari, makan buah dan sayur, olahraga teratur, dan mengonsumsi obat bagi yang memerlukan.

"Semua ini tentu harus disesuaikan. Seperti minum air putih dua liter perhari, tidak harus sekaligus waktu buka. Tapi sedikit-sedikit, hingga waktu sahur. Begitu juga obat, jika biasanya sehari tiga kali pagi, siang, malam, minumnya saat sahur, buka dan malam," paparnya.

Hal lain menurutnya, masyarakat juga harus waspada jika terjadi keracunan.

'Kami mengimbau kepada masyarakat dalam memilih bahan makanan dalam mengolah makanan, menyajikan harus benar-benar baik dan berkualitas. Selain itu, disesuaikan dengan kondisi badan. Kalau kondisi badan tidak ada masalah sama sekali tidak apa. Kalau punya gangguan lambung harus bisa memilih mana yang dihindari," jelasnya. (Idayatul Rohmah)

Penulis: Idayatul Rohmah
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved