Inovasi Dinkes Kota Semarang, Mesin Pencatat Kesehatan Masyarakat di Tiap Kelurahan

Inovasi Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk mengoptimalkan kesehatan masyarakat terus dilakukan.

Inovasi Dinkes Kota Semarang, Mesin Pencatat Kesehatan Masyarakat di Tiap Kelurahan
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Kepala Dinkes Widoyono saat launching aplikasi Dinkes Kota Semarang di Hotel Pessona, Semarang, Senin (29/4/2019). Tribun jateng/akbar hari mukti 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Inovasi Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk mengoptimalkan kesehatan masyarakat terus dilakukan.

Satu yang sedang digodok, di antaranya pemasangan mesin pencatat kesehatan yang dipasang di tiap kelurahan di Kota Semarang.

Widoyono, Kepala Dinkes Kota Semarang mengungkapkan mesin pencatat kesehatan itu mencatat prediksi penyakit seseorang dari sejumlah data yang dipunyai.

"Kita integrasikan dengan ktp dan beberapa data tambahan semisal sudah berapa kali periksa ke puskesmas atau rumah sakit," jelasnya di sela launching aplikasi baru Dinkes Kota Semarang di Hotel Pessona, Semarang, Senin (29/4/2019).

Mesin itu, paparnya, akan berbentuk seperti mesin anjungan tunai mandiri.

Masyarakat tinggal memasukkan ktp atau kartu yang dibuat khusus untuk itu lalu data diri sudah terpampang di monitor.

"Lewat data itu, lalu prediksi penyakit yang diderita akan nampak.

Lalu setelah itu mesin akan memberikan informasi dokter yang disarankan," ujarnya.

Ia menilai dengan hal tersebut, masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan akses kesehatan.

Tak perlu antri, karena tiap masyarakat yang butuh berobat sudah diarahkan oleh mesin tersebut ke dokter yang tersedia.

Halaman
12
Penulis: akbar hari mukti
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved