Ribuan Orang Menari Jaranan Meriahkan Solo Menari 2019

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan alasan mengapa pemilihan Jaranan pada perayaan Hari Tari Sedunia itu.

Ribuan Orang Menari Jaranan Meriahkan Solo Menari 2019
Tribun Jateng/Daniel Ari Purnomo
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo (berkumis) membuka gelaran Solo Menari 2019 di Stadion Sriwedari Solo, Senin (29/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sekitar 5 ribu penari Jaranan memeriahkan Solo Menari 2019 di lapangan Stadion Sriwedari, Senin (29/4/2019).

Tari ciptaan almarhum S Parmadi itu berdurasi sekitar 15 menit.

Tiap penari membawa properti kuda yang terbuat dari anyaman bambu.

Mereka menari serentak sesuai gerakan para koreografer di panggung depan barisan.

Kebanyakan penari adalah siswa SD dan SMP se-Kota Solo.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan alasan mengapa pemilihan Jaranan pada perayaan Hari Tari Sedunia itu.

"Kuda memiliki power atau tenaga yang sangat luar biasa."

"Kuda itu tidak pernah kalau mengarah ke satu tujuan itu belak-belok ke kanan kiri, tidak."

"Kami doakan kalian, anak-anakku, kelak menjadi pemimpin yang lurus, tanpa pernah melakukan tindakan yang menyimpang," ujarnya sembari membuka pentas Solo Menari 2019.

Rudi, sapaannya, berharap masyarakat Kota Solo tetap melestarikan kebudayaan asli setempat. (Daniel Ari Purnomo)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved