Wali Kota Semarang: Denok Kenang Ujung Tombak Pariwisata

Sebanyak 25 pasang muda-mudi berlenggak-lenggok di panggung Grand Final Pemilihan Denok Kenang 2019 Kota Semarang di Grand Arkenso

Wali Kota Semarang: Denok Kenang Ujung Tombak Pariwisata
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Para finalis Denok Kenang tampil di panggung Grand Final Pemilihan Denok Kenang 2019 di Grand Arkenso, Senin (29/4/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebanyak 25 pasang muda-mudi berlenggak-lenggok di panggung Grand Final Pemilihan Denok Kenang 2019 Kota Semarang di Grand Arkenso, Senin (29/4/2019) malam.

Mereka menebar pesona kepada seluruh penonton yang hadir. Sorak sorai penonton pun turut meramaikan suasana Grand Final Pemilihan Denok Kenang.

Sebelumnya, sebanyak 214 peserta mengikuti audisi pada 9 April lalu. Dari jumlah tersebut, dewan juri melakukan penilaian tertulis dan catwalk dan dipilih 50 finalis.

Sebanyak 50 finalis tersebut mengikuti pembekalan sekitar dua pekan.

Mereka mendapatkan berbagai ilmu yang diperlukan sebagai Duta Pariwisata seperti bidang pemerintahan, kepariwisataan, enterpreneurship, sosial media, Bahasa Inggris, public speaking, kepribadian, dan budaya semarangan.

Tak hanya itu, mereka juga diajak untuk mengikuti city tour untuk mengenali pariwisata dan budaya yang ada di Kota Semarang.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyampaikan kebanggaan kepada finalis yang tersisa di babak grand final.

Menurutnya, pemilihan Denok Kenang tidak mengedepankan rupa ganteng maupun cantik.

"Yang penting adalah isi yang akan disampaikan para duta wisata ini ke luar sehingga wisatawan yang berkunjung ke Kota Semarang bisa bertambah," kata Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang.

Hendi, menegaskan Denok Kenang Kota Semarang merupakan ujung tombak pariwisata. Hal ini sejalan dengan Kota Semarang sebagai kota dagang dan jasa yang menonjolkan sektor pariwisata.

Menurutnya, sektor pariwisata tidak pernah mati meski sektor lain sedang terkena krisis. Sektor pariwisata juga bisa memutar roda perekonomian warga sekitar.

Kehadiran Denok dan Kenang di Kota Semarang begitu penting dalam memajukan sektor pariwisata Kota Semarang. Mereka diharapkan bisa menjadi tulang punggung pariwisata yang bisa menceritakan Kota Semarang.

"Mereka ibarat marketingnya dalam sektor pariwisata yang dapat menceritakan pariwisata Kota Semarang," ucap Hendi.(eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved