Memasuki Usia 472, Infrastrutur Kota Semarang Akan Terus Ditingkatkan

Meski demikian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Iswar Aminudin menilai infrastruktur masih perlu ditingkatkan kembali.

Memasuki Usia 472, Infrastrutur Kota Semarang Akan Terus Ditingkatkan
Tribunjateng.com/Like Adelia
Seorang warga sedang berjalan-jalan di kawasan pedestrian Jalan MT Haryono, Senin (11/2/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Semakin bertambahnya usia Kota Semarang yang kini memasuki 472 tahun pada Kamis (2/5/2019), infrastrutur kota pun semakin tertata.

Hal tersebut dilihat dari beberapa proyek infrastruktur yang tengah berjalan diantaranya pelebaran jalan, perbaikan jalan, dan penataan trotoar yang semakin menarik.

Meski demikian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Iswar Aminudin menilai infrastruktur masih perlu ditingkatkan kembali.

"Kalau ditanya keberhasilan infrastrutur tidak akan pernah berhasil karena tuntuan kami semakin tahun bertambah terus. Konsep pembangunan infrastruktur pasti terus akan beruah apalagi sesuai tuntuan zaman," tutur Iswar, Rabu (1/5/2019).

Baginya, infrastruktur merupakan bagian dari suatu proses membuat masyarakat lebih sejahtera. Jika infrastruktur kota bagus, aksesibilitas ke seluruh wilayah akan mudah dan masyarakat bisa melakukan aktivitas dengan nyaman.

Disisi lain, pihaknya juga berusaha membangun infrastrutur yang memiliki nilai estetika tinggi. Sehingga, Kota Semarang akan menjadi jujukan bagi maysarakat dari kabupaten atau kota lain.

"Harapan kami masyarakat kabupaten atau kota lain bisa datang untuk melakukan aktivitas misalnya pertemuan atau rapat di Semarang. Dengan banyaknya aktivitas masyarakat akan lebih sejahtera, ekonomi bergeliat, masyarakat nyaman, itu yang kami harapkan," paparnya.

Adapun rencana infrastruktur kedepannya, Iswar menuturkan, akan membangun beberapa simpang agar volume kendaraan yang terus bertambah agar banyaknya pendatang tidak akan menyebabkan ketersendatan arus lalu lintas.

"Ketika banyak pendatang yang melakukan aktivitas otomatis volume kendaraan bertambah, kapasitas jalan semakin kecil. Kedepan, kami sudah membuat perencanaan simpang-simpang di beberapa tempat," urainya.

Beberapa simpang yang akan dibuat, bebernya, yaitu jalan tembus Srondol-Sekaran, flyover simpang Pedurungan, Simpanglima Kedua di Pedurungan, dan Simpang Madukoro.

"Jalan tembus srondol-Sekaran sudah ada konsepnya, flyover simpang Pedurungan sudah ada detail engineering desain (DED), Simpanglima kedua juga sudah ada DED, sebentar lg tol Semarang-Demak juga berproses," sebutnya.

Dengan dibangunnya sejumlah simpang di beberapa titik, Iswar berharap, infrastruktur kawasan pinggiran Kota Semarang akan semakin baik.

Dia menegaskan, pihaknya sudah siap dengan perencanaan-perencanaan tersebut. Hanya saja, perencanaan tersebut perlu melihat kondisi keuangan pemerintah pada tahun mendatang.

"Meski APBD terbatas, bukan berarti tidak membangun. Ketika Pemkot tidak mampu kami akan mengajukan ke pusat maupun pemerintah provinsi," katanya.

Dia menambahkan, target keseluruhan pembangunan sejumlah simpang di beberapa titik akan selesai pada 2021. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved