Pemantapan Operasional Pelabuhan Batang, KUPP dan Pemkab Lakukan Hal Ini

nota perjanjian ini sebagai acuhan dasar hukum agar tidak bermasalah di kemudian hari, maka sebelum dioperasikanya pelabuhan curah kering dirumuskan.

Pemantapan Operasional Pelabuhan Batang, KUPP dan Pemkab Lakukan Hal Ini
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Penandatangan Kerja sama Kepala UPP Kelas III Batang Muhammad Fahrudin dengan Kepala Dishub Kabupaten Batang Murdiono, disaksikan oleh Bupati Batang Wihaji, di Ruang Abirawa, Kantor Bupati Batang, Kamis (2/5/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Batang  menandatangani nota perjanjian kerja sama dengan Pemkab Batang.

Nota tersebut mengatur tentang Pengoperasian dan Pemanfaatan Pelabuhan Batang untuk Kegiatan Jasa Kepelabuhan.

Penandatangan dilakukan Kepala UPP Kelas III Batang Muhammad Fahrudin dan Kepala Dishub Kabupaten Batang Murdiono, disaksikan Bupati Batang Wihaji, di Ruang Abirawa, Kantor Bupati Batang, Kamis (2/5/2019).

"Penandatangan nota kerja sama ini lebih pada soal teknis, yang sebelumnya juga sudah ada MoU antara Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Laut dengan Pemkab Batang," terang Bupati Wihaji.

Dikatakan Wihaji, nota perjanjian ini sebagai acuhan dasar hukum agar tidak bermasalah di kemudian hari, maka sebelum dioperasikanya pelabuhan curah kering dirumuskan bersama.

Karena nantinya ada potensi yang dimanfaatkan untuk peningkatan pendapatan daerah.

"Dalam nota tersebut secara teknis, item - item akan dirumuskan, seperti parkir kapal, sewa gedung, karena kami juga memiliki tanah di pelabuhaan, untuk bisa dimanfaatkan," ujarnya.

Kepala UPP Kelas III Batang Muhammad Fahrudin mengatakan, kerja sama ini terkait pemanfaatan lahan milik Pemkab yang berada di dalam pelabuhan dan terkait jasa kepelabuhanan.

"Yang sudah kami bahas terkait pengolahan air tawar, pengadaan bahan bakar minyak, pengelolaan parkir kendaraan, persewaan perkantoran, dan gedung," ujarnya.

Muhammad Fahrudin menjelaskan, saat ini pelabuhan curah masih dalam tahap uji coba yang selama ini dari segi teknis dan administrasinya tidak ada masalah.

"Pada tahap uji coba ini, sudah ada sekitar 15 sampai 20 kapal pasir dan batu split yang bersandar," pungkasnya. (Dina Indriani)

Penulis: dina indriani
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved