Pemkab Pati Canangkan Gerakan Pasar Daerah Berstandar SNI

Sekitar 600 orang mengikuti kegiatan Apel Akbar Launching Gerakan Menuju Pasar Daerah Berstandar Nasional Indonesia di Pasar Puri Pati, Jumat (3/5/201

Pemkab Pati Canangkan Gerakan Pasar Daerah Berstandar SNI
IST
Kepala Disdagperin Kabupaten Pati Riyoso memimpin Apel Akbar Launching Gerakan Menuju Pasar Daerah Berstandar Nasional Indonesia di Pasar Puri Pati, Jumat (3/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Sekitar 600 orang mengikuti kegiatan Apel Akbar Launching Gerakan Menuju Pasar Daerah Berstandar Nasional Indonesia di Pasar Puri Pati, Jumat (3/5/2019).

Unsur peserta apel tersebut antara lain 150 kepala pasar rakyat se-Kabupaten Pati beserta karyawan, pegawai Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati sebanyak 100 orang, 330 pedagang Pasar Puri, serta 20 tamu undangan.

Kepala Disdagperin Kabupaten Pati Riyoso yang menggantikan Wakil Bupati Pati Saiful Arifin memimpin apel mengatakan, maksud dari program ini ialah untuk memotivasi para pelaku pasar rakyat di Kabupaten Pati agar bersama-sama mewujudkan pengelolaan pasar yang profesional agar menjadi sarana perdagangan kompetitif.

"Adapun tujuannya ialah memudahkan para pelaku pasar dalam mengelola pasar secara profesional, tersedianya sarana dan prasarana pengelolaan pasar yang berstandar SNI, perlindungan terhadap konsumen, pemanfaatan media elektronik secara optimal sebagai sumber informasi pasar, dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan pasar rakyat," jelasnya.

Riyoso menyampaikan, ada banyak parameter Pasar SNI. Apabila ini terwujud, maka akan menjadi rujukan bagi daerah lain.

Riyoso menegaskan, apabila tidak ada dukungan serta kesadaran pedagang, pasar SNI tidak akan terealisasi.

"Nanti akan kita lakukan evaluasi. Kemudian kita pantau apakah sudah memenuhi parameter yang telah ditetapkan. Penilaian akan dilaksanakan secepatnya. Sedangkan pada bulan Ramadan nanti sudah mulai ada pendampingan bagi warga pasar," ujarnya.

Riyoso menjelaskan, di Indonesia sudah ada 21 Pasar SNI. Namun, untuk kategori kabupaten yang setara, Kabupaten Pati akan berusaha mengawalinya dan memberi contoh pada daerah lain.

"Yang penting, nanti ketika pendampingan agar terjalin komunikasi dan koordinasi yang intensif agar program ini dapat terlaksana," pungkasnya. (mzk)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved