2 Kampus Milik PCNU Kabupaten Pekalongan Kerjasama dengan Universitas Sains dan Teknologi China

Dua kampus milik PCNU Kabupaten Pekalongan yakni ITS NU Pekalongan & Politeknik Pusmanu kerjasama dengan Universitas Sains dan Teknologi China Taiwan.

2 Kampus Milik PCNU Kabupaten Pekalongan Kerjasama dengan Universitas Sains dan Teknologi China
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Dua kampus milik PCNU Kabupaten Pekalongan yakni ITS NU Pekalongan dan Politeknik Pusmanu Pekalongan memperlihatkan MoU kerjasama dengan Universitas Sains dan Teknologi China, Taiwan, Jumat (4/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Dua kampus milik PCNU Kabupaten Pekalongan yakni ITS NU Pekalongan dan Politeknik Pusmanu Pekalongan melakukan kerjasama dengan Universitas Sains dan Teknologi China, Taiwan.

Kerjasama tertuang dalam kesepakatan Memorandum of Understanding (MoU), meliputi bidang pendidikan terutama pemberian beasiswa kepada mahasiswa kampus milik PCNU Kabupaten Pekalongan.

Penandatanganan MoU dilaksanakan di aula Gedung PCNU Kabupaten Pekalongan dan langsung dilakukan oleh ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pekalongan, KH Muslikh Khudori serta perwakilan Universitas Sains dan Teknologi China, Taiwan, oleh Mr Rex.

Disaksikan langsung Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, di Gedung PCNU Kabupaten Pekalongan, Jumat (3/5/2019) sore.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pekalongan, Muslikh Khudori mengatakan, kerjasama tersebut diprioritaskan untuk meningkatan pendidikan di Lingkungan Nahdatul Ulama baik di Politeknik Pusmanu maupun ITS Kabupaten Pekalongan.

Dianggap Meresahkan, Puluhan Anak Punk Dirazia Satpol PP Kabupaten Pekalongan

"Kami menginginkan kerjasama MoU ini bisa segera meningkat ke Memorandum of Action (MoA), agar bisa lekas terlaksana," kata Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pekalongan, Muslikh Khudori kepada Tribunjateng.com.

Menurut Muslikh, kerjasama dalam bentuk beasiswa diberikan kepada Mahasiswa Reguler, yang tidak mendapatkan beasiswa dari Bidik Misi maupun beasiswa PCNU Kabupaten Pekalongan.

"Ratusan mahasiswa reguler dari kampus ITS maupun Pusmanu, kami berikan prioritas beasiswa dari Taiwan. Tentunya dengan persyaratan harus memenuhi kriteria,"jelasnya

Muslikh menjelaskan calon mahasiswa yang mendaftar ke ITS dan Pusmanu melalui jalur Bidik Misi, mencapai ribuan mahasiswa. Padahal
ITS dan Pusmanu masing-masing mendapatkan jatah kuota bidik misi hanya 100 mahasiwa.

"Kami masih berusaha kuota bidik misi bisa bertambah lagi, saya berharap ITS bisa memperoleh 200 kuota dan Pusmanu 150,"ungkapnya

Halaman
12
Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: suharno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved