Metode Menentukan Awal Puasa Ramadhan Memakai Hisab, 4 Klasifikasi Metode Hisab dan Pengertiannya

Hisab adalah metode menentukan awal puasa Ramadhan dengan perhitungan secara astronomi.

Metode Menentukan Awal Puasa Ramadhan Memakai Hisab, 4 Klasifikasi Metode Hisab dan Pengertiannya
GOOGLE
Ilustrasi hisab adalah metode menentukan awal puasa Ramadhan menggunakan perhitungan astronomi 

Hisab adalah metode menentukan awal puasa Ramadhan dengan perhitungan secara astronomi

TRIBUNJATENG.COM - Berikut empat klasifikasi metode hisab dalam menentukan awal Ramadhan atau awal bulan kalender Hijriyah.

Menentukan awal Ramadhan bisa menggunakan dua metode, metode rukyat (melihat hilal) dan metode hisab (perhitungan secara astronomis)

Dua Ormas Islam terbesar di Indonesia juga menerapkan metode tersebut.

Nahdlatul Ulama (NU) menggunakan metode melihat hilal, sedangkan Muhammadiyah menggunakan metode hisab.

Secara arti, hilal adalah bulan sabit muda setekah terjadi ijtimak (konjungsi geosentris).

Penampakan hilal bisa dilakukan dengan mata telanjang atau menggunakan alat bantu seperti teleskop.

Mengamati hilal biasanya dilakukan menjelang terbenamnya matahari pertama kali setelah ijtimak.

Sedangkan hisab adalah metode dengan perhitungan secara astronomi.

Metode hisab dipergunakan untuk menentukan awal Ramadhan atau awal bulan dalam kalender Hijriyah tanpa harus melihat hilal.

Halaman
1234
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved