Pemkab Pati Berikan Bantuan ke 196 Warga Penyandang Disabilitas. Masing-masing Dapat Rp 3 Juta

Total ada 196 orang penyandang disabilitas yang kurang mampu di Kabupaten Pati akan menerima dana bantuan sosial dari Dinas Sosial Kabupaten Pati.

Pemkab Pati Berikan Bantuan ke 196 Warga Penyandang Disabilitas. Masing-masing Dapat Rp 3 Juta
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Tahun ini, 196 orang penyandang disabilitas yang kurang mampu di Kabupaten Pati akan menerima dana bantuan sosial dari Dinas Sosial Kabupaten Pati. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Total ada 196 orang penyandang disabilitas yang kurang mampu di Kabupaten Pati akan menerima dana bantuan sosial dari Dinas Sosial Kabupaten Pati.

Memakai anggaran Rp 588 juta, masing-masing penerima bantuan akan memperoleh Rp 3 juta.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pati Subawi dalam kegiatan penyerahan simbolik bantuan sosial bagi penyandang disabilitas tahun 2019 di Ruang Penjawi Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Sabtu (4/5/2019).

"Pencairan melalui rekening virtual account atas nama penerima bansos yang dibuatkan oleh dinas sosial. Sebelum pencairan, dimohon menyerahkan kwitansi penerimaan bermeterai dan surat tanggung jawab mutlak bermeterai," ucap Subawi.

Video Bupati Pati Haryanto Resmikan Apotek Humanity, unit usaha PMI Kabupaten Pati

Subawi menjelaskan, sebetulnya ada 240 penyandang disabilitas yang pada tahun lalu mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan sosial pada tahun anggaran 2019.

Namun, pada verifikasi tahap awal, hanya 220 yang memenuhi syarat.

Dua puluh orang selebihnya, setelah diperiksa, ternyata sudah pernah menerima bansos pada tahun sebelumnya.

"220 calon penerima bansos ini kemudian diverifikasi ulang pada Maret 2019. Hasilnya, 24 pemohon dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai calon penerima bansos bagi penyandang disabilitas tahun anggaran 2019," ucapnya.

Rincian alasan gugurnya 24 pemohon tersebut ialah, 5 pemohon sudah menerima bansos tahun anggaran 2018 perubahan; 2 pemohon mengajukan proposal ganda; 8 pemohon sudah meninggal dunia; 5 pemohon belum melengkapi berkas pencairan sampai batas waktu yang telah ditentukan; dan 4 pemohon penulisan namanya tidak sesuai KTP/KK.

"Untuk yang penulisan namanya tidak sesuai KTP atau KK, akan diajukan untuk menerima bantuan pada perubahan anggaran 2019," ujar Subawi.

Halaman
12
Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved