Rapat Pleno KPU Batang : Jokowi-Amin Menang Telak di Kabupaten Batang

Nur Tofan mengatakan dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi suara Pemilu 2019 tingkat Kabupaten Batang yang telah selesai Sabtu (4/5/2019) dini hari

Rapat Pleno KPU Batang : Jokowi-Amin Menang Telak di Kabupaten Batang
dina indri
Proses penghitungan rekapitulasi suara dalam Rapat Pleno Terbuka KPU Batang yang digelar selama dua hari, Sabtu (4/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG -- Pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menang telak dari Pasangan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Kabupaten Batang dengan selisih 280-an Ribu Suara

Ketua KPU Kabupaten Batang, Nur Tofan mengatakan dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi suara Pemilu 2019 tingkat Kabupaten Batang yang telah selesai Sabtu (4/5/2019) dini hari, pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Jokowi-Amin memperoleh 375.779 suara.

Sedangkan pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi memperoleh 91.996 suara.

"Sementara untuk total suara sah Pilpres sebanyak 487.775 suara, dan suara tidak sah sebanyak 18.419 suara,"terangnya.

Tofan mengatakan pada prinsipnya tidak ada kesalahan ataupun kecurangan perolehan masing - masing pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, calon legislatif maupun, parpol maupun DPD yang secara umum sudah memenuhi jujur, adil dan transparan.

"Tahapan selanjutnya kita menunggu penetapan secara nasional pada 22 Mei dan kemudian kita akan menetapkan perolehan kursi masing - masing partai politik untuk DPRD Kabupaten," jelasnya.

rekapitulasi suara dalam Rapat Pleno Terbuka KPU Batang
rekapitulasi suara dalam Rapat Pleno Terbuka KPU Batang (dina indri)

Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Batang Achmad Soeharto menegaskan, pada rapat pleno rekapitulasi ini dalam pengawasan Bawaslu berjalan sesuai mekanisme seperyi diatur dalam PKPU No. 4 baik KPU dan jajarannya.

"Kami sudah cek data dari KPU, saksi - saksi dan data dari panitia pengawas, semua berjalan bagaimana mestinya," ujarnya.

Menurutnya, dalam rapat pleno rekapitulasi berjalan sangat transparan dan bersifat umum, kalau ada beda selisih angka bisa diselesaikan bersama - sama sehingga tidak ada keributan saksi dan kecurangan.

"Selama rekapitulasi hanya diwarnai intrupsi kecepatan membaca angka aja, untuk substansinya tidak ada masalah," pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved