Menangis Tidak Bikin Batal Puasa, Inilah Penjelasannya

Berikut alasan menangis tidak membatalkan puasa berdasarkan dalil Al Quran dan Hadits.

Menangis Tidak Bikin Batal Puasa, Inilah Penjelasannya
THE CONVERSATION
Ilustrasi menangis tidak membatalkan puasa, penjelasannya jelang awal ramadhan 

TRIBUNJATENG.COM - Berikut alasan menangis tidak membatalkan puasa berdasarkan dalil Al Quran dan Hadits.

Selama Ramadhan, umat Islam diwajibkan untuk melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Puasa atau dikenal dengan shaum, yaitu ibadah dengan menahan diri dari makan dan minum serta perkara yang membatalkan sejak terbitnya fajar (imsak shubuh) hingga terbenamnya matahari (maghrib).

Sewaktu kecil kita sering mendengar ungkapan orang dewasa, jika menangis membatalkan puasa.

Tapi ternyata menangis itu tidak membatalkan puasa.

Berikut alasannya berdasarkan dalil Al Quran dan Hadits.

Pertama, batalnya puasa karena makan, minum, dan jimak (hubungan intim).

Allah SWT berfirman dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 187.

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَائِكُمْ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ وَكُلُواْ وَٱشْرَبُواْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ ٱلْخَيْطُ الأبْيَضُ مِنَ ٱلْخَيْطِ ٱلأسْوَدِ مِنَ ٱلْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّواْ ٱلصّيَامَ إِلَى ٱلَّيْلِ

Artinya: "Dihalalkan bagimu pada malam hari puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui, bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima taubatmu dan memaafkanmu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam. Tetapi jangan kamu campuri mereka ketika kamu beritikaf dalam masjid. Itulah ketentuan Allah maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayatNya kepada manusia, agar mereka bertakwa."

Halaman
1234
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved